garberaaaa
Dua minggu lagi, hidup Emrys Vane Aldrich seharusnya sempurna. Pernikahannya dengan Alessya telah dipersiapkan tanpa cela, gaun, undangan, hingga altar megah yang tinggal menunggu janji suci diucapkan.
Malam itu, pesta pertunangan digelar dengan gemerlap dan tawa. Segalanya tampak seperti akhir yang indah... sampai takdir memutuskan bermain kejam.
Di tengah keramaian, saat mata Emrys dan Harva saling bertaut, ada sengatan asing yang menjalar, seperti aliran listrik yang menghantam tubuh keduanya tanpa peringatan. Napas mereka tertahan, tubuh mereka menegang, dan dalam satu detik itu, segalanya berubah.
Rahang Emrys mengeras saat Solon meraung liar di dalam kepalanya, berulang kali menyebut satu kata... Mate.
Naluri itu menghancurkan seluruh kendali yang ia miliki. Rut pun meledak hebat pada keduanya.
Dan ketika fajar datang, mereka tak hanya membawa penyesalan... tetapi juga ikatan yang tak bisa diputus.
Takdir telah memilih.
Kini, yang hancur bukan hanya satu rencana pernikahan, melainkan tiga hati sekaligus.
Siapa yang paling dirugikan?
Emrys, yang harus mengubur pernikahannya dan beralih menikahi adik dari wanita yang hampir menjadi istrinya?
Alessya, yang harus menerima kenyataan bahwa pria yang ia cintai kini terikat dengan darah daging adiknya sendiri?
Atau Harva... yang kehilangan takdirnya sebagai alpha, dan berubah menjadi omega untuk seseorang yang seharusnya hanya menjadi kakak iparnya?
Di antara kewajiban, hasrat, dan kehancuran, mereka terjebak dalam satu kebenaran pahit...
tak semua takdir adalah anugerah.