Putrisaljuila
Di dimensi Nakara (alam iblis) yang merah membara, sebuah perjanjian tujuh generasi menagih janji.
Inggrit, seorang gadis yang menyimpan dua anugerah sekaligus kutukan: Parvadiriti, kemampuan melihat peristiwa yang telah berlalu, dan Vanamerta, kekuatan penyembuhan murni. Ia adalah pusat dari segala skenario iblis, raga yang ditakdirkan menjadi wadah bagi kegelapan yang haus akan kehidupan.
Sanliu, sang pembunuh bayangan yang dingin dan misterius. Ia memegang kekuatan Monirti, sebuah kehampaan memori yang mampu menghapus ingatan siapa pun. Namun, harga dari kekuatan itu adalah hilangnya jati diri Sanliu sendiri.
Pelindung yang perlahan-lahan terlupa oleh dunianya, pria yang rela menjadi asing bagi dirinya sendiri demi keselamatan Inggrit di alam Pitaloka (alam manusia).
Namun, ancaman paling nyata justru lahir dari Lawson, pria yang mendominasi namun rapuh oleh ketakutan. Dengan kekuatan Satyatita, ia mampu melihat kebenaran yang melampaui segala kebohongan.
Namun, kebenaran yang ia lihat justru membuatnya menjadi pengecut. Lawson melakukan pengkhianatan paling getir: ia menyerahkan Inggrit kepada Ifrat dan 3 iblis kembar Tara, Bara, dan Lara demi nyawanya sendiri.