scrzb06
di sekolah kecil di ujung desa, kelas 11- yang hanya berisi enam orang.
dicap sebagai kelas "minus", tempat buangan yang tak pernah dianggap.
rora pindah dari kota dengan reputasi, uang, dan kehidupan yang hampir terlihat sempurna. tapi di balik semuanya, ia justru paling kosong.
di antara kursi-kursi yang setengah terisi, dan tawa yang terlalu berisik untuk kelas sekecil itu-rora menemukan sesuatu yang tak pernah ia punya sebelumnya: kehadiran yang tulus.
minus sebelas, katanya.
tapi tak ada yang benar-benar kurang di dalamnya.
kadang, yang terlihat paling kecil justru yang paling utuh.