Cinnamonniskala
"Cuma delapan jam. Naik jam tiga pagi, sore sudah bisa makan bakso di bawah. *Tek-tok*. Ringan, cepat, dan menyegarkan."
Itu janji Arhan kepada enam sahabatnya. Namun, Gunung Singgalang punya cara sendiri untuk menghancurkan logika. Begitu melewati beringin kembar, waktu melengkung secara mustahil. Kompas berputar gila, matahari tenggelam dalam hitungan menit, dan jalur pendakian berubah menjadi labirin "Pasar Setan" yang haus nyawa.
Di tengah kepungan kabut berbau makam, mereka menyadari satu hal mengerikan: Farhan, sang pemandu, menyimpan rahasia kelam dari tahun 1996.
Gunung ini tidak hanya meminta tenaga, ia meminta teman untuk tinggal selamanya. Saat suhu tubuh mulai hilang dan suara gamelan mulai memanggil, sanggupkah mereka pulang dengan jumlah yang sama?
Jangan menoleh jika namamu dipanggil, atau kamu tidak akan pernah benar-benar kembali.