Elleamore
Yusha menggambar laut, hujan, dan langit biru untuk menyimpan semua perasaan yang tak bisa ia ucapkan.
Sean menulis melodi dan mengetuk ritme kecil untuk meredakan hal-hal yang tidak bisa ia jelaskan.
Mereka bertemu di hari pertama semester-sederhana, tanpa tanda-tanda khusus.
Hanya suara gesekan senar gitar, goresan pensil, dan hening yang tidak terasa asing.
Di balik jendela kelas 2-4, garis biru milik Yusha dan chord lembut milik Sean perlahan saling menyentuh.
Awalnya tipis, seperti benang yang belum punya arah.
Lalu semakin kuat, seiring percakapan-percakapan pendek dan kehadiran yang tidak disengaja.
Mereka tidak jatuh cinta dalam sekali tatap.
Tidak ada drama besar.
Hanya dua hati yang tumbuh pelan-setenang ombak, selembut hujan.
Tentang dua remaja yang belajar mengenal dunia satu sama lain, menemukan kenyamanan, dan memahami bahwa kadang, ikatan paling kuat justru lahir dari hal-hal yang nyaris tak bersuara.