AiaiDen82
- Reads 478
- Votes 29
- Parts 10
Lu Yiman direkomendasikan sebuah buku oleh sebuah iklan, dan semakin banyak dia membaca, semakin gelisah perasaannya.
Tokoh utama dalam buku tersebut diperintahkan oleh seorang tokoh berpengaruh untuk tidak bertemu dengan siapa pun selain dia, diharuskan pulang tepat waktu setiap hari, hanya boleh bertemu dengannya, hanya boleh mengingatnya, dan harus memikirkannya selama dua puluh lima jam sehari dari dua puluh empat jam.
Tokoh utama merasa tersiksa dan merindukan untuk kembali ke "cahaya bulan putihnya." Maka, dia berlari, yang lain mengejar, tetapi melarikan diri tidak mungkin.
Seluruh cerita dipenuhi dengan kritik terhadap cinta paksa tokoh yang berkuasa dan harapan bahwa "cahaya bulan putih" akan menyelamatkan protagonis dari penderitaan tersebut.
Lu Yiman tidak melakukan apa pun, tetapi seperti orang terpilih, sebuah pemberitahuan tiba-tiba muncul di layarnya menanyakan apakah dia bersedia menyelamatkan protagonis. Setelah ragu sejenak, dia memilih "ya," dan dengan demikian, dia menjadi "cahaya bulan putih" bagi protagonis.
Lama setelah itu, semua orang khawatir apakah tokoh utama telah berhasil lolos dari cengkeraman tokoh yang berkuasa tersebut.
Lu Yiman: "Terima kasih semuanya, sosok yang berpengaruh kini bersama saya."
*************
Atasan yang lembut, halus, dan strategis × bawahan yang dingin, pendiam, dan penuh kekurangan
Ringkasan satu kalimat: Pasangan yang serasi.
Tema: Harapan di hatimu adalah mercusuar yang menerangi hidupmu.