mccacizo
- Reads 239
- Votes 113
- Parts 5
"Seorang tiran tidak pernah takut pada kematian."
Ribuan tahun lalu, nama Zhou Yufan membuat seluruh benua gemetar.
Tyrant gila -kaisar yang selalu tersenyum saat pedangnya menumpahkan darah. Baginya, nyawa manusia tidak lebih berharga daripada debu di bawah sepatunya.
Namun bahkan seorang tiran tidak dapat menghindari penghakiman para dewa.
Di hadapan Moon Goddess, Yufan diberi tiga pilihan: mati, terjebak dalam siklus kematian tanpa akhir, atau menebus seluruh dosanya dengan menjalani kehidupan orang lain.
Ia memilih hidup.
Saat membuka mata, ia bukan lagi Zhou Yufan.
Kini ia hidup sebagai Julian Lucien Chou, seorang bangsawan lembut yang dicintai rakyat, tetapi dihancurkan oleh fitnah hingga memilih mengakhiri hidupnya sendiri. Lebih buruk lagi, Julian sedang mengandung seorang anak dengan identitas ayah yang menjadi misteri.
Moon Goddess hanya memberinya satu perintah.
"Bersihkan nama Julian Lucien Chou."
Untuk pertama kalinya dalam hidup, Yufan tidak diizinkan menyelesaikan masalah dengan pedang.
Tidak boleh membunuh.
Tidak boleh membantai.
Tidak boleh menjadi monster seperti dirinya dahulu.
Di tengah intrik politik kerajaan, perebutan takhta, pengkhianatan, dan rahasia yang terkubur selama bertahun-tahun, Yufan dipaksa belajar memahami manusia yang dulu ia anggap tidak berharga.
Sementara itu, Putra Mahkota Mathias Volkov Winterfeld mulai menyadari bahwa Julian yang kembali dari ambang kematian bukan lagi Julian yang ia kenal.
Semakin dalam Mathias menyelidiki, semakin banyak rahasia kerajaan yang perlahan terkuak.
© Disclaimer
Cerita ini sepenuhnya merupakan karya fiksi. Seluruh tokoh, nama, tempat, organisasi, dialog, dan rangkaian peristiwa di dalamnya lahir dari imajinasi penulis. Apabila terdapat kemiripan dengan individu, kejadian, atau kemiripan laiinya, hal tersebut semata-mata merupakan kebetulan dan tidak memiliki maksud untuk menggambarkan pihak mana pun. CERITA INI HANYA KARANGAN SEMATA DAN TIDAK ADA SANGKUT PAUTNYA DENGAN DUNIA NYATA