RECOMMENDED!!!!!!!
4 stories
The Station by seoulsmermaid
seoulsmermaid
  • WpView
    Reads 3,109,195
  • WpVote
    Votes 254,204
  • WpPart
    Parts 54
Bagi Gendhis stasiun bukan hanya sekedar tempat untuk menunggu rentetan gerbong besi yang akan mengantarkannya. Stasiun menjadi tempat untuknya menuju sebuah rasa yang menjadi obat. Stasiun bukan hanya tentang kereta untuk Auriga. Stasiun menjadi sebuah tempat tentang melepaskan, menerima, dan sebuah sambutan. - sta·tion the place where someone or something stands or is placed
THE WITCH OF MINE [TAMAT-LENGKAP] by Ina_Syifa12
Ina_Syifa12
  • WpView
    Reads 2,310,222
  • WpVote
    Votes 121,201
  • WpPart
    Parts 50
"Kalau sama kamu sakit, tapi kalau nggak sama kamu jauh lebih sakit lagi." Bian Sastrowardoyo-putra bungsu dari keluarga konglomerat Sastrowardoyo-menikah dengan Aswarina Priambudi dua tahun lalu. Aswari adalah perempuan tegas dan mandiri dengan harga diri selangit. Perempuan yang jauh dari baik hati. Penyihir yang menjadi sumber semua rasa sakit Bian. Semuanya menjadi rumit saat keduanya menyadari pernikahan mereka tidak akan bertahan lebih lama. Aswari lelah dengan Bian dan segudang permasalahan pria itu. Hubungan mereka kelewat toxic. Suatu hari Bian mendapatkan perintah dari ayahnya untuk menceraikan Aswari, mengejutkannya perempuan itu menolak. Lalu Aswari yang ternyata selama ini memendam seorang diri rahasia terburuk Bian. Dapatkah Bian bertahan hidup serumah dengan penyihir yang merupakan istri sekaligus cinta pertamanya? Atau Aswari yang menyerah lebih dulu atas pernikahannya dengan Bian? cover by: @meynadd
Rebuilding Love, One Flight at a Time (END) by AnjaniYardan
AnjaniYardan
  • WpView
    Reads 2,792,180
  • WpVote
    Votes 199,688
  • WpPart
    Parts 56
Luka di hatinya masih terasa segar setelah kegagalan pernikahan enam bulan lalu. Michelle, bersumpah untuk tidak lagi mempercayai cinta atau menjalin hubungan baru. Kegagalan tersebut mengarahkannya untuk fokus pada dirinya sendiri, melarikan diri ke negeri para penyair dan pemikir, berusaha menyembuhkan luka setelah mendapati bahwa tunangannya, yang meninggalkannya di hari pernikahan, menikah dengan sahabat kecilnya. Kehidupan yang memberinya kebebasan di negeri para penyair itu terganggu ketika orang tuanya memintanya pulang dengan alasan klasik, yang ternyata hanya bertujuan untuk memperkenalkan seorang pria baru yang mereka anggap cocok untuknya. Tetapi, alasan yang dianggapnya klasik itu justru menjadi titik awal pernikahan yang nyata, menjadikannya istri dari seorang pria yang sama sekali tidak pernah mendengar tentang dirinya. Namun, Omar Zaid Al Basyir, dengan sikap tenang dan pembawaan lembut, menawarkan sesuatu yang berbeda. Tidak ada paksaan, melainkan memberikan kesempatan bagi mereka untuk saling mengenal lebih dalam, membangun fondasi hubungan berdasarkan iman. Tetapi, Michelle dihadapkan pada ketakutan akan kegagalan dan ketidakpercayaan terhadap pernikahan. Perbedaan karakter, tekanan dari keluarga, dan gaya hidup yang saling bertolak belakang semakin memperumit situasi yang dihadapinya.