dinomatchaa
- Reads 74,553
- Votes 7,189
- Parts 36
Bagi orang lain, perempatan lampu merah adalah tempat persinggahan sementara. Namun bagi Nara, bocah 16 tahun dengan pipi bulat dan celotehan tanpa henti, jalanan keras dan cambukan takdir adalah satu-satunya rumah yang ia kenal.
Di balik senyum bahagianya yang mampu meluluhkan siapa saja dan ocehan ajaibnya yang tak pernah habis, Nara menyembunyikan memar di tubuh serta ketakutan akan malam yang selalu membawa siksaan.
Satu-satunya hal yang membuat bocah mungil ini tetap bertahan adalah impian kecilnya, mempunyai keluarga yang hangat dan mau memeluknya.
Hingga suatu hari, sebuah takdir mempertemukannya dengan Dhiar-putra tunggal keluarga Adhyastha yang dingin, kaku, dan membenci kebisingan.