zizaaa_o0
Sejak ibu mereka pergi karena memilih hidup dengan pria lain, Ayah Kiki harus membesarkan lima anak laki-lakinya sendirian.
Meski hidup mereka tidak selalu mudah, rumah itu tidak pernah kehilangan tawa. Terutama karena ada satu anggota keluarga yang jadi pusat perhatian semua orang,
Pipin.
Si bungsu yang mungil, pipinya bulat, suaranya lembut, dan selalu dipanggil "Adek" oleh empat kakaknya.
Di rumah itu ada aturan tidak tertulis, "Siapa pun boleh dimarahin, kecuali Adek."