kopiradic
[TAHAP REVISI]
Bagi Galvano Putra, Kapten Tim Bola yang supel dan percaya diri, hidup ini cukup sederhana: karedok, sepak bola, dan tentu saja... cewek cantik. Dengan modal wajah tampan dan tubuh atletis, dirinya yakin ia adalah paket lengkap. Ekonomi keluarga aman, gaya tidak ketinggalan zaman. Soal nilai? Yah, memang agak tiarap, tapi cinta tidak diukur dari nilai ulangan dan kepintarannya. Hebat sekali bukan prinsipnya?
Namun, Galvan heran mengapa para gadis seolah menjauhinya setiap kali ia mencoba mendekat. Ia tidak pernah sadar bahwa setiap kali dirinya menebar pesona, selalu ada Renjiro, sang "Duke Utara", yang berdiri di belakangnya dengan aura dan tatapan mematikan.
Sial sekali, bukan? Alih-alih mendapatkan gadis idamannya, Galvan justru terjebak dalam obsesi rahasia sahabatnya sendiri. Renjiro yang jenius ternyata sudah lama "menandai" Galvan lewat buku sketsa dan proteksi yang menyesakkan.
Demi cintanya pada karedok! Galvan harus menghadapi kenyataan bahwa pusat semesta si Duke Utara ternyata adalah dirinya sendiri.