Cortis
6 stories
Lentera Kelima ✔  by puduliye
puduliye
  • WpView
    Reads 50,415
  • WpVote
    Votes 7,256
  • WpPart
    Parts 38
[𝐒 𝐥 𝐨 𝐰 𝐑 𝐞 𝐯 𝐢 𝐬 𝐢] Jikalau ketiga adiknya harus selalu bersandar pada Bumi, maka tak apa. Bumi masih memiliki abang El untuk tempat bersandarnya.
To All The Sunsets We Missed by _keonholicc
_keonholicc
  • WpView
    Reads 12,371
  • WpVote
    Votes 1,651
  • WpPart
    Parts 19
Kavi selalu percaya bahwa hidupnya masih membentang panjang. Di kepalanya, ia masih punya ribuan meter untuk berenang lebih jauh, jutaan tawa untuk dilepaskan lebih keras, dan sisa usia yang tak terhingga untuk menetap di dunia yang baginya terlalu indah untuk ditinggalkan. Sampai sebuah kalimat dari dokter menghantam dunianya, jantungnya tak lagi mampu mengejar waktu. Kavi dipaksa berhenti berlari saat ia baru saja hendak memulai. Menjelang usianya yang keenam belas, kematian bukan lagi hal yang menakutkan. Kavi sudah terlalu akrab dengan rasa sesak yang mencekik dan dinginnya ruang perawatan, hingga rasa takut itu perlahan luruh menjadi penerimaan. Namun, ada satu ketakutan yang tetap tinggal dan tak pernah bisa ia lepaskan, meninggalkan Sena. Sebagai kembaran yang lahir dan tumbuh dalam satu detak yang sama, bagi Kavi, membayangkan napasnya berhenti jauh lebih mudah daripada membayangkan Sena harus bernapas sendirian tanpa dirinya di sampingnya. Kavi mungkin sudah belajar cara berdamai dengan maut, namun ia tidak pernah tahu bagaimana cara meninggalkan separuh jiwanya tanpa rasa bersalah. Karena di akhir perjalanannya, luka yang paling perih bukanlah jantung yang membeku, melainkan membiarkan seseorang yang paling ia sayangi berjalan sendirian di dunia yang luas. #Brothership bukan bxb. Versi lain nya bisa di lihat melalui platform X @._keonholicc
Satu Darah Dua Takdir by anakbaikk1
anakbaikk1
  • WpView
    Reads 8,607
  • WpVote
    Votes 990
  • WpPart
    Parts 12
"nama lo siapa?" "Sagara, panggil gara juga boleh" "Serius? Nama kita mirip" "Gala Gara? Iya ya. Jangan jangan kita sebenarnya kembar yang terpisah? Haha.." "Terlalu plot twist deh, kita aja beda rahim" Galaksi. Lelaki yang Sagara temukan duduk sendirian di bangku taman, basah kuyup diterpa hujan. Raut wajahnya datar, tanpa harapan. Tanpa sadar, langkah Sagara mendekat. Tanpa aba-aba, ia mengangkat payung birunya, melindungi kepala lelaki itu, sementara punggungnya sendiri rela menerima derasnya hujan.
Kembarnya Ayah dan Mima. by olafindyy_
olafindyy_
  • WpView
    Reads 18,852
  • WpVote
    Votes 1,445
  • WpPart
    Parts 32
[On Going~] "Bang, menurut lo arti kehidupan tuh gimana?" "Hidup itu perjalanan belajar panjang yang mggak punya akhir. Kadang kita melukai, kadang juga kita yang terlukai. Semua orang, pasti pernah salah langkah, Dek. Semua orang pernah keliru dalam mengambil keputusan, atau gagal memahami sudut pandang orang lain." "Tapi, hidup bukan perihal sempurna. Melainkan perihal belajar, memahami, memaafkan, dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ini." Bukan aneh-aneh, kok. Cuma nyeritain tentang anak kembarnya Ayah Gama dan Mima Selena yang emang lagi ada di masa nakal-nakalnya. Tiap hari ada aja kelakuan yang bikin Ayah sama Mima sampe pusiiing banget mikirin anak kembarnya. Yah.. Meskipun begitu nakalnya, tapi Kafka dan Kafi alias si kembar bisa selalu banggain Ayah dan Mima dengan cara menang Olimpiade, juara kelas juga. Ayah dan Mima sebenernya cuma mau punya anak satu aja yaitu Mas Raffi yang sekarang lagi kuliah di London. Tapi gimana dong? Kebobolan, mana langsung dua lagi. Nasiib..
He Never Says - Kim Juhoon by calmiaw
calmiaw
  • WpView
    Reads 1,073
  • WpVote
    Votes 195
  • WpPart
    Parts 12
Kim Juhoon. Ia selalu ada, menunggu, menjaga, bahkan mengingat hal-hal kecil namun tak pernah mengatakan apa pun. Tidak pernah mengatakan "aku suka", "aku cinta" atau "aku sayang." Juhoon tidak pernah mengatakan apa-apa. Di sisi lain, Lee Seoyeon. Ia terbiasa ditemani, dijaga, namun tak pernah di beri kepastian. Seoyeon awalnya mencoba bertahan dengan hal-hal kecil tersebut, di saat semua orang bilang itu sudah cukup, Seoyeon justru mulai mempertanyakan: apakah hanya dengan kehadiran tanpa kata-kata benar-benar masih bisa disebut cinta? Hingga suatu hari, Seoyeon sadar, tidak semua orang bisa hidup hanya dengan kehadirannya saja. When He Never Says adalah kisah tentang dua orang dengan bahasa cinta yang berbeda. Tentang diam yang penuh makna, dan tentang keberanian untuk akhirnya berbicara.
NOCTIS SOLARIS by EllsadayChristiela
EllsadayChristiela
  • WpView
    Reads 15,190
  • WpVote
    Votes 2,229
  • WpPart
    Parts 24
Matahari selalu memberi cahayanya agar bulannya tetap hidup. Semua orang menyebut itu fenomena alam yang indah, Namun matahari menyebutnya kewajiban. Disisi lain bulan tahu satu hal yang tidak diketahui siapa pun: Mataharinya tidak pernah benar-benar ingin menjadi sumber sinar tapi selama ia masih bisa bersinar, Matahari tidak akan pernah berhenti mengorbankan dirinya untuk menyinari bulan. Sebuah kisah tentang kewajiban yang disalahartikan sebagai cinta, tentang kehidupan yang dipinjam terlalu lama, dan tentang dua saudara yang harus belajar bahwa terkadang, melepaskan adalah satu-satunya cara untuk tetap hidup.