Daftar Bacaan WahyuKW
2 סיפורים
Jalan Yang Membawa Kita Pulang by restubumi
restubumi
  • WpView
    קריאות 1,323
  • WpVote
    הצבעות 93
  • WpPart
    פרקים 68
Dana memilih pergi... bukan karena berhenti mencintai, tapi karena itu satu-satunya cara untuk melindungi. Kirana ditinggalkan... bukan karena tidak cukup berarti, tapi karena kebenaran tidak pernah sempat dijelaskan. Dua tahun kemudian, mereka berdiri di dunia yang berbeda. Kirana melangkah menjadi Kepala Dinas Kebudayaan, menggantikan Dana. Dana naik jauh lebih tinggi, sebagai Direktur Jenderal Kebudayaan. Tanpa kabar. Tanpa penjelasan. Tanpa satu pun cara untuk kembali. Dua tahun berlalu. Luka tidak hilang. Ia hanya berubah bentuk. Hingga sebuah pertemuan yang tidak mereka rencanakan Rakornas Kebudayaan. Di ruangan yang sama, di antara keputusan-keputusan besar tentang masa depan budaya, dua orang yang pernah menjadi penting satu sama lain, akhirnya berdiri kembali, saling berhadapan. Tapi waktu tidak pernah membawa seseorang kembali dalam keadaan yang sama. Pertanyaannya bukan lagi: apakah mereka masih saling mencintai. Tapi... apakah mereka masih tahu cara untuk pulang?
Hal-Hal yang Tidak Kita Katakan (END) by restubumi
restubumi
  • WpView
    קריאות 4,198
  • WpVote
    הצבעות 371
  • WpPart
    פרקים 127
Tidak ada yang pernah benar-benar siap kehilangan seorang anak. Kirana melahirkan... lalu pulang dari rumah sakit dengan tangan kosong. Sejak hari itu, hidupnya seperti berhenti. Hari-harinya sunyi. Dan hatinya tertinggal di satu titik yang tak bisa ia lewati. Di saat yang sama, kehidupan Arya justru berada di puncaknya. Sebagai dalang yang namanya semakin dikenal, panggung demi panggung memanggilnya, disambut tepuk tangan, dipuja penonton. Namun di balik gemerlap itu, rumahnya perlahan kosong. Kesunyian menemukan celah. Dan dari panggung yang sama, seorang sinden bernama Rarasati hadir... terlalu dekat. Kirana tidak langsung menyadarinya. Ia terlalu sibuk berduka. Sampai akhirnya, ia mulai melihat sesuatu yang tak bisa lagi diabaikan. Tidak ada tangisan. Tidak ada amarah. Dengan tenang... dan harga diri yang utuh, Kirana memilih bangkit. Ia kembali bekerja. Membangun dirinya dari nol. Dan di sanalah ia bertemu Dana, seorang lelaki yang tidak pernah memaksa, namun perlahan mengisi ruang yang selama ini kosong. Saat Arya akhirnya tersadar, semuanya sudah terlambat. Karena ada satu hal yang paling menakutkan bagi seorang lelaki: seorang perempuan tidak selalu pergi karena orang lain... kadang ia pergi karena hatinya... sudah selesai.