LIU2389
- Reads 1,671
- Votes 459
- Parts 26
Shanghai adalah panggung bagi Chi Cheng, sang predator finansial yang memimpin kekaisaran bisnisnya dengan tangan besi dan hati sedingin es. Baginya, pernikahan dengan Jiang Xiaoshuai hanyalah sebuah transaksi dingin, sebuah aliansi strategis untuk mengukuhkan takhtanya. Ia tidak pernah memedulikan porselen indah yang menghuni rumahnya, menganggap pengabdian Xiaoshuai sebagai kebisingan yang tidak relevan.
Namun, ia tidak menyadari bahwa di balik keanggunannya, Xiaoshuai menyimpan obsesi yang membakar.
Ketika ambisi Chi Cheng terancam runtuh di pasar finansial Zurich, Xiaoshuai melintasi benua, mempertaruhkan nyawa di tengah badai salju yang membekukan paru-parunya, demi satu tanda tangan yang akan menyelamatkan kerajaan suaminya. Ia tidak mengejar harta, ia sedang memahat mahkotanya sendiri dari pecahan kaca, mahkota yang akan memaksa Chi Cheng untuk berlutut.
Kembali ke kemewahan Shanghai yang mencekam, garis pertahanan Chi Cheng mulai retak. Saat ia melihat Xiaoshuai hancur berkeping-keping demi dirinya, sang naga menyadari bahwa ia bukan lagi penguasa, melainkan tawanan.
Di antara aroma yang mahal, intrik keluarga Jiang yang mematikan, dan bayang-bayang masa lalu yang mencoba kembali, mereka terjebak dalam tarian yang berbahaya. Sebuah kisah tentang cinta yang sakit, di mana kebahagiaan hanya bisa ditemukan setelah keduanya saling menghancurkan.
"Aku memberimu dunia di atas nampan perak, agar kau sadar bahwa tanpa aku, kau hanyalah raja tanpa singgasana."