Ice_Fans01's Reading List
156 stories
DUNIA MIMPI ICE by BOYVERS_VANS
BOYVERS_VANS
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
ice dalam dunia mimpinya
Binatang by Arashinoumi
Arashinoumi
  • WpView
    Reads 252
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 1
Bagi Taufan, saudaranya adalah binatang. -not ship -banyak kata kasar
elementals brothers(oneshoot) (Hiatus) by mory1128
mory1128
  • WpView
    Reads 1,231
  • WpVote
    Votes 135
  • WpPart
    Parts 21
cerita ini,tentang para boel ya. tapi bukan satu judul, melainkan campur gitu. pokoknya cerita² para boel disini. intinya gitu. btw,untuk cerita aku "dunia itu seperti apa?" maaf ya jika banyak typo atau apalah. karna itu cerita pertama aku guys. eh ya,jan lupa juga baca cerita aku yang baru. "bunga terakhir" dan "dibalik topeng ini". eee...mungkin ada beberapa capt dari 3 cerita itu ,aku jadikan ide untuk di oneshoot ini.
Andai waktu bisa diputar  by cravitiRahma
cravitiRahma
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 6
Ice adalah CEO sukses yang memiliki segalanya, namun hatinya hampa. Seluruh keluarga tercinta telah tiada, termasuk Blaze yang meninggal karena kanker otak-boneka ayam pemberiannya adalah hadiah terakhir sebelum ia pergi, menjadi satu-satunya kenangan yang tersisa. Dalam keputusasaan, Ice meminum obat tidur secara berlebihan. Namun ia justru terbangun 23 tahun silam, saat usianya masih 4 tahun, ketika semuanya masih lengkap dan bahagia. Sambil memeluk erat kedua lututnya, ia menangis dan berbisik "Ini nyata kan? Aku selalu berharap waktu bisa diputar kembali. Jangan pergi lagi ya... aku takut sendirian, biarkan seperti ini selamanya..." Kini ia berharap waktu berhenti, agar tak perlu merasakan kehilangan lagi.
--Go Home?-- by malissaica
malissaica
  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
Rumah, tempat yang seharusnya menjadi tujuan nya pulang, yang dimana ia berlindung di dalamnya. ---- Jika dari sudut pandang publik keluarga itu terlihat seperti keluarga pada umumnya, hangat diluar namun gelap di balik semuanya. ---- Seakan rantai besi melilit kuat tubuhnya dan menyeret paksa dirinya untuk kembali, Ribuan alasan palsu... Mulutnya dingin, tak mau berbicara banyak, iris blue sejernih lautan itu hanya bergulir sekilas. Dengan kedua daun telinganya entah ia lupa meletakan dimana.
No Reason to Be Attached- (ice) by lazyy_icy
lazyy_icy
  • WpView
    Reads 204
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 6
Di tengah dunia yang terlalu ramai untuk dipahami, ada satu orang yang memilih untuk tidak terlibat. Ice. Seorang siswa yang menjalani hidup tanpa ketertarikan pada hubungan, tanpa rasa ingin memiliki, dan tanpa alasan untuk terikat pada siapa pun. Bagi Ice, semua hal bersifat sementara-termasuk manusia. Di sekolah, ia dikelilingi oleh berbagai kepribadian: Taufan yang penuh energi, Blaze dan Duri yang ceria, Gempa yang tenang, serta Soar yang dingin dengan kepercayaan diri tinggi. Bahkan Halilintar, yang sama dinginnya, tetap tidak benar-benar berada di sisi siapa pun. Mereka ada di tempat yang sama. Berjalan di waktu yang sama. Tapi tidak pernah benar-benar bersama. Tidak ada persahabatan yang erat. Tidak ada kisah cinta. Tidak ada ikatan yang dipaksakan. Hanya kehidupan... yang berjalan apa adanya. Namun, ketika perlahan sesuatu mulai berubah-entah dari dalam diri Ice, atau dari dunia di sekitarnya-pertanyaan itu muncul: Apakah benar seseorang bisa hidup tanpa keterikatan sama sekali? Atau... itu hanya cara lain untuk menyembunyikan sesuatu yang lebih dalam? --- "Tidak semua orang mencari kehangatan. Beberapa hanya ingin tetap dingin... agar tidak hancur"
Sweet Seventeen ✔️ by staikogane
staikogane
  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 1
"Ga sekalian gue ngepet aja? Kurang babinya doang nih!" Ulang tahun ke-17 harusnya jadi momen paling spesial buat Ice. Tapi alih-alih pesta meriah, dia malah mendapati rumahnya kosong melompong. Papanya dinas, Abangnya si Halilintar yang super sibuk mendadak nggak bisa pulang karena anaknya sakit, dan teman-temannya yang lain punya alasan absurd masing-masing, mulai dari tanding basket sampai ikut lomba cilok nasional. Ditinggal sendirian di hari ulang tahun, Ice akhirnya memilih merayakan nasibnya di sebuah toko buku 25 jam. Modal lilin sisa mati lampu semalam dan seplastik kerupuk ikan putih, dia meratapi hidupnya yang lebih ngenes dari drakor dengan angst paling sedih sekali pun. Namun, yang Ice nggak tahu, di balik pintu rumah yang gelap, ada satu keluarga besar yang lagi nahan napas, nahan ngantuk, dan nahan tawa demi sebuah PRANK TERBESAR abad ini. Ini bukan cuma soal tiup lilin. Ini soal gengsi antara kakak galak berusia 32 tahun yang rela pakai topi kerucut pink dan adik cuek yang ternyata lebih pinter bikin kejutan balik. Siapkan tawa kalian untuk melihat kekacauan keluarga Amato yang nggak ada habisnya! === Boboiboy belongs to Monsta This is a fanfiction written by Staikogane
Jeda di Balik Jendela  by staikogane
staikogane
  • WpView
    Reads 439
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 3
Kasih sayang tidak hanya datang lewat pelukan atau kalimat puitis, bisa juga lewat debat kusir soal handuk basah di atas kasur. Kenalin Halilintar, abang paling kaku se-Pulau Rintis yang profesinya auditor. Dunianya cuma isinya angka, logika, dan gimana cara audit jatah cilok adiknya jadi nol rupiah kalau nggak mau bangun pagi. Sifatnya sedatar tembok semen yang belum kering, tapi urusan jagain adek, dia nomor satu, meski caranya agak bikin darah tinggi. Lalu ada Ice, duta hibernasi internasional yang lebih memilih jadi fosil daripada harus menghadapi realita sebelum jam sepuluh pagi. Hobinya cuma dua, tidur dan nongkrong bareng sirkel nya di pengkolan Pulau Rintis sepulang sekolah. Baginya, bangun tidur itu musibah, dan tidur lagi adalah anugerah terindah. Bersama keriuhan gerobak cilok Taufan, bacotan aesthetic Solar yang nembus batas kewarasan, dan Gempa si anak tunggal yang pusing jadi dinas sosial buat temen-temennya yang dongo, cerita ini adalah tentang keseharian mereka yang ajaib. Satu hal yang pasti, kebahagiaan itu nggak butuh audit yang rumit. Cukup dengan memastikan porsi cilok adiknya nggak kekurangan bumbu, dunia udah terasa damai. === Boboiboy belongs to Monsta This is a fanficion written by Staikogane
Niskala: Hikayat Pangeran di Depan Kulkas ✔️ by staikogane
staikogane
  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 1
Di SMA, semua orang mengenal Ice sebagai Ice Prince, sosok dingin, tenang, dan nyaris tak tersentuh. Namun, di balik image pangeran yang dibangun dengan susah payah itu, tersimpan sebuah arsip rahasia keluarga Amato yang ingin ia hapus selamanya dari sejarah. Sebuah sore di masa lalu, saat layar tablet Hali retak, dan Ice yang berusia empat tahun memutuskan untuk resign menjadi adik dari anak bernama merah gelap itu. Berbekal tas beruang biru, boneka paus dekil, dan tekad mencari keluarga baru yang punya stok es krim lebih banyak. Ice memulai perjalanan besarnya. "Kejadian itu tidak pernah ada. Itu hanya anomali memori." Ice, 17 tahun, sedang denial. ===== Boboiboy belongs to Monsta This a Fanfiction written by Staikogane
Penumbra ✔️ by staikogane
staikogane
  • WpView
    Reads 368
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 3
"Rumah adalah tempat di mana tehmu selalu hangat, dan Kak Hali selalu ada di sana." Bagi Ice, kebahagiaan itu sederhana. Cukup dengan aroma pembersih lantai jeruk di ruang tengah, suara kunci yang berputar di pukul tujuh malam, dan kehadiran Halilintar yang selalu membawa tenang di tengah badai bernama kehidupan. Meski jarang bicara, Ice tahu selama Hali ada, dunia akan baik-baik saja. Bagi Halilintar, Ice adalah pelabuhannya. Sesibuk apa pun urusan kampus, sesengit apa pun perdebatan dengan teman-temannya, ia selalu ingin pulang. Ia ingin melihat adiknya yang hobi tidur itu meringkuk di sofa, menunggunya dengan secangkir teh melati yang uapnya masih menari-nari. Malam itu, orang tua mereka pergi ke Pulau Rintis. Rumah terasa lebih luas, namun tetap hangat. Ice berjanji akan menyiapkan teh terbaik, dan Hali berjanji akan pulang tepat waktu setelah urusan singkat di kafe dekat kampus. Hanya satu malam. Satu malam untuk mereka saling merindukan. Satu malam untuk membuktikan betapa kuatnya ikatan persaudaraan mereka. Namun, di antara riuh rendah tawa di kafe dan ponsel yang sengaja dijauhkan, Hali lupa satu hal... Hening tidak selalu berarti aman. Hali pulang dengan senyum tipis, membayangkan wajah tenang adiknya. Namun, saat pintu depan terbuka, bukan aroma melati yang menyambutnya. Teh di meja kopi memang masih ada. Namun uapnya sudah hilang, sedingin raga yang kini mematung di ambang pintu. === Boboiboy belongs to Monsta This is a fanfiction written by Staikogane