BookTok 📚
2 stories
The Tale of Ruins by dhsilvi
dhsilvi
  • WpView
    Reads 53,753
  • WpVote
    Votes 4,621
  • WpPart
    Parts 56
#AshaDirayaSeries1 *** Ketika fitnah mengguncang istana dan pengkhianatan mengintai dari dalam, siapa yang masih bisa dipercaya? Surat-surat palsu mengatas-namakan Kerajaan Ravendara tersebar hingga kerajaan tetangga. Bersamaan dengan itu, organisasi gelap paling ditakuti tengah memulai gerakan mencurigakan dan menciptakan retakan di antara kerajaan-kerajaan besar. Saat situasinya kian tak menentu, Vivian Kairavi ditugaskan menyelidiki kekacauan tersebut bersama pasukan elit Asha Diraya--sambil bergulat dengan perasaannya terhadap Rhaelion Nalèndra, salah satu anggota pasukan elit yang penuh rahasia dan diam-diam menyembunyikan agendanya sendiri. Mereka dilibatkan dalam tugas yang menjerumuskan mereka dalam jaring intrik, rahasia berdarah, hingga teka-teki yang berhubungan dengan sejarah kelam. Sampai akhirnya, mereka harus memilih: menyelamatkan dunia yang mulai retak, atau menyelamatkan satu sama lain. *** 🥀 FRIENDS TO ENEMIES, MOURNING, BETRAYAL. © 2025 D.H. Silvi. Karya ini telah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Republik Indonesia. Seluruh hak cipta dilindungi oleh UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Setiap bentuk plagiarisme, reproduksi, atau publikasi ulang tanpa izin akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Perayaan Kecil atas Denyut yang Tersisa by Aliyssum_
Aliyssum_
  • WpView
    Reads 208
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 14
​"𝐁𝐚𝐡𝐚𝐠𝐢𝐚 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧 𝐥𝐮𝐤𝐚, 𝐭𝐚𝐩𝐢 𝐤𝐞𝐛𝐞𝐫𝐚𝐧𝐢𝐚𝐧 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐫𝐚𝐲𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐢𝐬𝐚-𝐬𝐢𝐬𝐚 𝐝𝐞𝐧𝐲𝐮𝐭 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐝𝐚𝐝𝐚." ​Selama ini kita diajarkan untuk menyembunyikan lara, melipatnya rapi di balik duka, dan berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja. Namun di sini, luka tidak untuk disembunyikan. Ia untuk diakui, diajak berbicara, dan akhirnya-dijabat tangannya. ​𝐏𝐞𝐫𝐚𝐲𝐚𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐜𝐢𝐥 𝐚𝐭𝐚𝐬 𝐃𝐞𝐧𝐲𝐮𝐭 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐓𝐞𝐫𝐬𝐢𝐬𝐚 adalah sebuah arsip rasa. Koleksi prosa lyrical yang ditulis berdasarkan "titipan rasa" dari mereka yang sedang belajar berdamai dengan kenyataan. Tentang kehilangan yang belum usai, rindu yang salah alamat, hingga kecewa yang dipaksa dewasa. ​Setiap bab adalah satu nyawa. Satu narasi untuk satu jiwa yang memilih untuk tetap bernapas meski dunia terasa kian sesak. ​Selamat merayakan denyutmu. Karena selama ia masih ada, kamu belum kalah.