puppycat_
- Reads 1,758
- Votes 354
- Parts 17
Di sebuah kafe kecil yang dipenuhi aroma kopi hangat, seorang barista terbiasa dengan hiruk pikuk dunia, hingga ia bertemu dengan seseorang yang memilih diam. Dia bisa mendengar segalanya, tetapi tak pernah mengucapkan sepatah kata pun. Seolah suaranya terkunci oleh sesuatu yang tak terlihat, menyisakan tatapan dan gestur sebagai satu-satunya cara berbicara. Di antara kebisingan yang tak pernah benar-benar berarti dan keheningan yang justru terasa nyata, keduanya perlahan saling memahami, menciptakan gema perasaan tanpa suara.
dom : junseo
sub : jiahao / arno