Aksarajia
- Reads 111
- Votes 40
- Parts 27
"Sebab benci hanyalah cara bibir menyembunyikan nama yang paling ingin ia sebut."
Di SMA Saeguk Internasional, semua orang tahu satu hukum mutlak: Jangan pernah meletakkan Jia dan Jungkook dalam satu ruangan yang sama. Jika itu terjadi, maka koridor sekolah yang mewah pun akan berubah menjadi medan perang.
Bagi Jia, Jungkook adalah gangguan abadi. Seorang anak laki-laki arogan dengan seringai menyebalkan yang menghabiskan dua tahun masa sekolahnya hanya untuk membuat hidup Jia sengsara. Jia memiliki seribu alasan untuk membencinya, dan semua itu tersimpan rapi dalam buku catatannya.
Bagi Jungkook, Jia adalah satu-satunya orang yang berani menatap matanya tanpa rasa takut. Si cerewet dengan balasan tajam yang membuat hari-harinya tidak pernah membosankan. Mengejek Jia adalah candu; satu-satunya cara agar ia bisa memastikan perhatian gadis itu hanya tertuju padanya.
Namun, di tahun kedua ini, garis antara kebencian dan obsesi mulai memudar. Di balik hiruk-pikuk makian dan kejailan, ada debar yang memilih untuk tetap bisu. Ada nama yang tertahan di ujung lidah, namun tak pernah sanggup diutarakan.
Saat kebencian adalah satu-satunya bahasa yang mereka pahami, apa yang terjadi ketika setiap aksara mulai berubah makna? Apakah mereka akan tetap memilih untuk saling menghancurkan, atau akhirnya menyerah pada rasa yang selama ini tak terucap?