saranghoe96_
"Dia: Saga Dirgantara."
Ketua geng motor "Nightroad". Langganan ruang BK. Senyum miring, tindik alis, knalpot motornya lebih brisik dari mulut kepsek pas upacara. Prinsip hidup: "Aturan ada buat dilanggar." Nilai rapor? Yang penting nggak merah.
"Aku: Rania Alesha."
Ketua OSIS SMAN 1. Anak kesayangan guru. Rok plisket selalu rapi, jadwal piket nggak pernah bolong. Motto hidup: "Tertib itu keren." Tugas utama: bikin sekolah steril dari Saga dan gengnya yang hobi parkir motor di lapangan upacara.
Dunia kami tabrakan pas Saga ketangkep polisi gara-gara balap liar bawa atribut sekolah. Kepsek kasih pilihan:
"Saga dikeluarin, atau... Rania, kamu yang tanggung jawab atas dia satu semester penuh. Kehadiran, nilai, kelakuan. Kalau dia gagal, jabatan ketua OSIS kamu dicopot."
Sejak hari itu, to-do-list Rania nambah:
1. Nyamperin Saga ke bengkel jam 7 pagi
2. Narik dia dari trek balap jam 1 malem
3. Ngerjain PR-nya biar nggak remedial
Masalahnya...
Kenapa cowok yang tangannya bau oli itu selalu muncul pas Rania diganggu senior?
Kenapa Rania malah salting tiap Saga nglempar jaket kulitnya sambil bilang, "Pake, Ketua. Biar nggak masuk angin kalo bonceng gue."
Dan kenapa di helm full-face Saga, ada stiker kecil... nama "Rania" yang dia tulis pake spidol?
"Rania pake seragam putih abu. Saga pake jaket kulit robek.
Rania bawa buku tata tertib. Saga bawa busi cadangan.
Rania percaya aturan. Saga percaya kebut-kebutan.
Tapi kata Saga: "Yang paling susah direm itu bukan motor gue, Ran. Tapi lo, yang udah masuk jalur hati gue."