redroses__
"Bebaskan aku sekarang juga, Casspiant!" seru Aurora, suaranya bergetar dipenuhi emosi.
"I can't," jawab Casspiant singkat, dingin, tanpa sedikit pun perubahan ekspresi.
Aurora mendekat, lalu memukul dada bidang laki-laki itu dengan kedua tangannya, berulang kali, tanpa tenaga yang benar-benar mampu melukainya.
"Damn it! Why did you lock me up here? I'm a ballerina, Casspiant! My place is on the stage..." suaranya pecah, napasnya tersengal, "...not trapped inside your luxurious cage!"
Tangannya masih terus memukul, meski kini gerakannya melemah. Tangisnya pecah sepenuhnya, meluapkan semua rasa marah, takut, dan putus asa yang selama ini ia pendam.
Sementara itu, Casspiant tetap diam, tidak bergerak, tidak melawan.
DILARANG PLAGIAT!