snailgirl24
- Reads 12,886
- Votes 1,056
- Parts 39
Armo dan Marrie tidak pernah tahu wajah satu sama lain saat perjodohan itu direncanakan. Itulah sebabnya mereka kabur dan memilih hidup mandiri kostan sederhana. Dua tahun menjalin kasih, mereka merasa telah menemukan "rumah" yang sesungguhnya.
Hingga suatu malam, mereka diseret paksa pulang. Diperintahkan untuk mandi, memakai pakaian mewah, dan duduk di depan orang tua yang hanya peduli pada angka saham. Kejutan besar terjadi saat mereka menyadari bahwa tunangan yang dipaksakan itu adalah pasangan yang mereka tangisi saat diculik tadi.
"Emang dasar jodoh," kata orang-orang.
Namun bagi Armo dan Marrie, ini penghinaan. Mereka menolak restu yang didasari transaksi. Di tengah pesta, mereka memutuskan untuk melarikan diri bersama. Jika mereka harus menikah, itu karena cinta di kostan, bukan karena tanda tangan kontrak ayah mereka.