lilouhere_
- Reads 403
- Votes 48
- Parts 20
Semua ini berawal dari "Tragedi Kue Mama". Yuji Gevariel yang saat itu sedang dalam mode malas tingkat dewa, harus rela harga dirinya jatuh demi menjadi kurir kue dadakan. Dengan muka ditekuk dan langkah kaki yang diseret, Yuji pergi ke rumah Gamael Abipraya-si tetangga baru, hanya untuk menyodorkan wadah kue dengan kalimat ketus: "Nih dari Mama, jangan lupa wadahnya dicuci."
Siapa sangka, insiden ogah-ogahan itu malah jadi pembuka pintu takdir yang merepotkan. Entah karena semesta hobi bercanda atau memang komplek mereka yang terlalu sempit, Yuji dan Gamael jadi sering berpapasan di jam-jam yang tidak terduga. Mulai dari sapaan kaku "Eh, lo lagi." sampai akhirnya jadi sesi curhat di depan pagar, hubungan mereka bergeser dari tetangga asing jadi pasangan yang bikin iri satu blok.
Sekarang, alarm pagi Yuji bukan lagi bunyi ponsel, melainkan suara gesekan ban sepeda gunung di atas aspal. Gamael punya hobi baru yang sangat spesifik: mampir ke depan rumah Yuji, tidak turun dari sepeda, tapi hobi muter-muter sambil berteriak manggil, "CANTIK! KELUAR DONG!" dengan urat malu yang sepertinya sudah putus. Yuji memang selalu keluar sambil mengomel dan mengancam bakal melempar sandal, tapi anehnya, senyumnya tetap saja mengembang lebar tiap kali melihat si pengendara sepeda itu sudah nangkring di depan rumahnya.
26/05/01
©lilouhere_