byliee
- Reads 332
- Votes 128
- Parts 5
Bagi Samuel, hidup itu harusnya linear, mahal, dan steril dari drama kelas menengah ke bawah. Sebagai pewaris tunggal keluarga Adhitama, posisinya di SMA Elite Nusantara udah kayak raja kecil. Tapi hari ini, dunianya resmi runtuh ke level paling bawah.
Bukan cuma karena Papanya nekat nikah lagi setelah bertahun-tahun menduda, tapi karena sosok "adik tiri" yang dibawa ke rumah.
"Kenalin, Sam. Ini Kanue. Mulai hari ini dia adik kamu. Kebetulan kalian satu sekolahkan? Kanue masuk lewat jalur beasiswa akademik."
Samuel gak mendengarkan ucapan Papanya. Matanya menyipit tajam, menatap cowok di depannya yang memakai sweter rajut kebesaran yang kelihatan murahan. Rahang Samuel mengeras. Sialan. Ini pasti glitch di dunia nyata.
Cowok bernama Kanue itu punya garis rahang yang sama, mata yang mirip, bahkan bentuk bibir yang hampir identik dengan Samuel. Kalau Samuel adalah versi high-end yang dipoles jas mahal dan tatapan arogan, Kanue adalah versi lo-fi yang kelihatan... soft, rapuh, dan menyebalkan. Mereka berdua kelihatan kayak anak kembar.
"Halo, Samuel... Salam kenal, ya. Mohon bantuannya," ucap Kanue lirih. Suaranya halus banget, lengkap dengan senyum kecil yang kelewat tulus.
Samuel mendengus kasar, langsung membalikkan badan dan naik ke kamarnya tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Pintunya sengaja ditutup dengan dentuman keras.
Di dalam kamar, Samuel mengacak rambutnya frustrasi. "Sialan. Reputasi gue habis."