Lip-biting 💋
2 stories
ENAMOUR by xynaerylynix
xynaerylynix
  • WpView
    Reads 40,054
  • WpVote
    Votes 2,244
  • WpPart
    Parts 30
Manusia ketika berada di ambang kematian, akan melakukan berbagai cara agar terus hidup, meskipun harus menjalin kontrak dengan iblis sekali pun. Gagasan tersebut tampaknya berlaku pada Lee Sera. Suatu malam, wanita itu diserang oleh orang asing ketika hendak pulang ke rumah sewanya. Di saat napasnya yang perlahan memendek bahkan mulai terputus-putus, seseorang datang menghampirinya yang tengah sekarat. Menawarkan sebuah perjanjian menggiurkan dengan imbalan dapat hidup kembali meskipun sudah sekarat. Tanpa berpikir dua kali, Lee Sera menerimanya. Ia berpikir bahwa ia telah menjual jiwanya kepada sesosok iblis yang datang untuk menyelamatkan nyawa. Akan tetapi, semua praduganya salah. Lee Sera justru terbangun sebagai seorang vampir. Bukan tanpa alasan, Lee Sera ternyata menjalin kontrak dengan seorang pangeran vampir, Vladimir Stroker. Bagaikan sudah jatuh kemudian tertimpa tangga, kesialan Lee Sera bukan hanya pada fakta bahwa dirinya telah berubah menjadi vampir. Vlad secara sepihak menyatakan bahwa mereka telah menjadi pasangan suami istri, bahkan Vlad juga menyatakan bahwa mereka kini tidak bisa terpisahkan meskipun oleh kematian sekalipun. Start : 06-04-2024 End : ???
Blood On Snow by papercutscars
papercutscars
  • WpView
    Reads 33,542
  • WpVote
    Votes 3,582
  • WpPart
    Parts 11
Darah di atas salju adalah tanda yang paling mencolok. Tidak bisa disembunyikan, tidak bisa diabaikan. Putih adalah warna kematian. Merah adalah warna peringatan. Jett melihat keduanya bersatu dalam satu malam di Mansion paling pojok milik keluarga Cross. Cahaya senter Jett menyapu sosok yang menjulang nyaris dua meter. Sebuah pahatan hidup dengan kemeja putih rapi yang kontras dengan aura kematiannya. Kulitnya translusen-sebening kertas roti, memperlihatkan peta pembuluh darah biru dan ungu yang berdenyut di pelipis dan lehernya. Rambutnya jatuh berantakan, berwarna perak tanpa secercah pun pigmen kehidupan. Namun, matanyalah yang menghentikan detak jantung Jett. Sepasang iris merah darah. Menyala di kegelapan, tanpa pupil, menatapnya dengan kekosongan layaknya predator. Jett lari menyelamatkan diri, mengira dia selamat dari mimpi buruk itu. Tapi dia salah. Kau tidak bisa lari dari seseorang yang sudah menghafal caramu bernapas. ⚠️ This story contains explicit sexual content, strong language, graphic violence, and dark themes including stalking, obsessive behavior, and morally ambiguous characters. Reader discretion is strongly advised.