Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
gwenanaya's Reading List
2 stories
Blood Oath by gwenanaya
gwenanaya
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
⚠️TRIGGER WARNING ⚠️ Mafia, kekerasan, bahasa kasar, toxic relationship, possessive & obsessive ML, adegan 21+, trauma keluarga, pembunuhan. Baca dengan bijak. Novel ini fiksi. Jangan ditiru di dunia nyata BLOOD OATH In our world, love is just another way to kill you. Ada dua hal yang tidak boleh ada di dunia yang sama: singa dan sungai. Leonardo De La Cruz adalah singa. Buas, berkuasa, dan menganggap seluruh dunia adalah wilayahnya. Valentina Rossi del Rio adalah sungai. Dalam, tenang, tapi arus di bawahnya bisa menenggelamkan siapa saja. Tapi sumpah darah tidak peduli pada hukum alam. Sumpah itu memaksa singa minum dari sungai yang bisa membunuhnya. Dunia bilang keluarga Rossi dan De La Cruz adalah musuh selama tiga dekade. Sumpah darah bilang mereka harus bersatu. Ketika Valentina dan Leo dipaksa bertunangan demi menghentikan perang, neraka dimulai. Dia adalah arus yang akan menenggelamkannya. Dia adalah singa yang akan membakar sungainya sampai kering. Di antara jas mahal, bisikan beracun, dan peluru yang melesat di kegelapan... Mereka harus memilih: Menghancurkan satu sama lain. Atau menghancurkan dunia demi satu sama lain. Blood Oath. Sekali diucapkan, tidak ada jalan kembali.
Tamu Di Meja Makan Sendiri by gwenanaya
gwenanaya
  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 20
Bagi kebanyakan orang, rumah adalah tempat pelarian dari dunia yang kejam. Namun bagi Gea, rumah adalah medan perang yang paling sunyi. Sejak kecil, ia tumbuh di bawah bayang-bayang kebencian yang tidak pernah ia pahami alasannya. Di antara aroma masakan Ibu yang menggugah selera dan tawa hangat Ayah bersama kakak dan adiknya. Gea hanyalah sebuah "kesalahan" yang dipaksa duduk di kursi yang sama setiap malam. Ia ada, tapi dianggap tiada. Ia bicara, tapi suaranya hanyalah gangguan. Gea menghabiskan tujuh belas tahun hidupnya mencoba mencari celah di hati orang tuanya, melakukan segalanya demi satu anggukan apresiasi yang tak kunjung datang. Namun, semakin ia berusaha mendekat, semakin jelas ia melihat bahwa kehadirannya di rumah itu tak lebih dari seorang tamu asing yang tak diinginkan, seorang penyusup di tengah kebahagiaan orang lain. Ketika sebuah rahasia besar tentang kelahirannya mulai terkuak, Gea harus memilih tetap bertahan sebagai "tamu" yang terus-menerus memohon tempat, atau akhirnya berani melangkah keluar dari meja makan itu dan mencari arti "pulang" di tempat lain.