tarabiru's Reading List
3 stories
Alterius Fabula (On going) by tarabiru
tarabiru
  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 5
°•°•°•°•°•° Rury Zealen. Dia senang dirinya dilayani like a queen di kehidupan yang sekali ini. Tapi dari lubuk hatinya yang terdalam ga mau diginiin. Mereka kasihan padaku. Itu yang Rury pikirkan, orang tua nya meninggal secara tragis. Dan mereka cuma kasihan dengannya, CUMA KASIHAN! Tapi emangnya gue bisa hidup aman dan nyaman karena siapa kalau bukan mereka? gue harus berterimakasih kepada mereka. Bukankah ayah dan bunda masih ada? mereka tidak mati, mereka masih hidup kok. Halusinasi. Penyakit mental yang Rury alami yaitu bisa melihat sosok yang sudah lama meninggal, dalam artian pikiran Rury belum bisa melepaskan orang itu sepenuhnya. Tapi daripada itu, Rury sendiri tanpa sengaja bertemu orang asing yang tiba-tiba masuk ke dunianya? apa-apaan. Orang itu seolah perlahan menyembuhkan luka lama, tanpa Rury sendiri menyadari jenis obat apa yang dia gunakan. Hingga akhirnya dia sembuh, YA! dia bisa melewati hidupnya yang sangat amat menyedihkan itu. °•°•°•°•°•°•°• Murni pikiran author YGY. @byrofiqoh.g
WORLD REVENGE  by nrsantwi
nrsantwi
  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
Reinna, merubah masa lalu kelamnya menjadi lebih baik demi membalaskan dendamnya dimasa lalu akibat kehilangan orang-orang yang ia sayangi karena kutukan yang mengincar keturunan keluarganya (keluarga Herhart). PERINGATAN UNTUK PEMBACA DIBAWAH UMUR ⚠️🔞 SEMUA EPS DAN BAB MENGANDUNG UNSUR RITUAL PEMUJAAN TERLARANG DAN ILEGALITAS, DIHARAPKAN UNTUK TIDAK MEMPRAKTIKKAN DIDUNIA NYATA DAN MEMPELAJARINYA⚠️ JUST IMAGINATION, NOT REAL!! enjoy your life.
An Ominous Sign  by tarabiru
tarabiru
  • WpView
    Reads 439
  • WpVote
    Votes 182
  • WpPart
    Parts 17
•~•~•~•~ Malam itu, jalanan lumpuh total. 8 mobil patroli mengepung sebuah kedai kopi berbentuk box di pinggir jalan, tempat dua maling bersembunyi. Pengendara berhenti, warga berkerumun, semua mata tertuju ke satu titik. "Keluar dan menyerahlah! Kalian sudah terkepung!" Di dalam box yang sempit dan panas, dua pemuda saling tatap. Suara pengeras suara polisi masih menggelegar dari luar. "Gimana sih, katanya aman. Jadi buronan nih kita," bisik yang kurus sambil napasnya nggak beraturan, keringet ngalir di pelipisnya. "Diem dulu bego, gue lagi ngechat orang dalem," jawab yang satunya, jari tangannya gemetar ngetik di layar HP yang retak. Layarnya nggak dia tunjukin. Beberapa detik hening. Cuma ada suara napas berat dan suara orang luar yang makin berisik. "Orang dalem lu nggak bales-bales! Mereka udah mau nendang pintu!" "Sebentar... sebentar lagi. Percaya gue." DUASHH Tendangan keras menghantam dinding aluminium. Box itu bergetar. "A-aduh iya pak bentar, ayo keluar aja takut gue klo tiba-tiba ditembak!" Yang kurus langsung nyerah, tangannya udah naik duluan sebelum pintunya kebuka. Pintu box bergerak pelan. Siluet dua orang muncul, tangan di atas kepala, wajahnya setengah tertutup sorotan senter yang menyilaukan. ----- @byrofiqoh.g