akuceylie
"𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙥𝙪𝙣𝙮𝙖 𝙘𝙞𝙣𝙩𝙖, 𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙙𝙪𝙣𝙞𝙖 𝙥𝙪𝙣𝙮𝙖 𝙣𝙤𝙧𝙢𝙖."
Di mata dunia, cinta seharusnya terjalin antara laki-laki dan perempuan, sesuatu yang dianggap wajar, benar, dan layak dirayakan. Namun, kisah kami berdiri di sisi lain garis itu, sebuah perasaan murni yang justru dianggap keliru, aib, dan pantas dikutuk.
Kami saling menyayangi dengan segenap hati, namun harus menyembunyikan rasa di balik senyuman yang dipaksakan dan jarak yang dipaksakan. Dunia memaksa kami untuk mengikuti aturan yang mereka buat, mengabaikan fakta bahwa cinta tak pernah memilih siapa yang ingin ia singgahi.
Cinta kami bukanlah kejahatan, namun kami dipaksa menanggung hukuman seumur hidup, hidup dalam bayang-bayang rasa bersalah, menyembunyikan air mata di balik senyuman palsu, dan mencintai seseorang yang tidak akan pernah bisa kami miliki sepenuhnya.
Karena pada akhirnya, kami hanyalah dua jiwa yang saling mencari, namun ditakdirkan untuk tidak pernah bersatu. Cinta yang paling tulus, namun harus berakhir dengan perpisahan yang paling menyakitkan hanya karena kami mencintai orang yang salah di mata dunia.
Lalu, apakah perjuangan cinta Jendra dan Orel akan menemukan ujung bahagia, atau hanya berujung pada perpisahan yang menyakitkan?