kairesha_
- Reads 298
- Votes 193
- Parts 5
Langit London nampak mendung kala itu, menyelimuti kota dengan rintik hujan yang tidak pernah benar-benar deras-namun cukup untuk membuat segalanya terasa dingin dan jauh lebih jujur dari yang seharusnya. Di bawah naungan langit kelabu itulah aku merenungi jejak langkahku yang telah dua kali terjatuh dalam labirin bernama cinta.
Iya, benar. Aku pernah jatuh cinta dua kali.
Yang pertama, mengajarkanku bahwa "baik" tidak selalu berarti "memilihku."
Yang kedua, mengajarkanku bahwa "perhatian" bisa dibagi ke siapa saja-dan aku hanyalah satu dari sekian banyak orang yang ia beri kehangatan, dan itu membuatku menyadari bahwa aku tidak pernah merasa diistimewakan.
Jadi kali ini, aku berjanji pada diriku sendiri. Tidak akan lagi tertipu.
Tidak akan lagi mengira bahwa aku istimewa hanya karena seseorang memperlakukanku dengan cara yang sama seperti orang lain.
Lalu aku bertemu dia.
Dia yang datang tanpa peringatan, membawa jenis kehadiran yang tidak bisa dikategorikan dalam buku logikaku. Dan dari semua kemungkinan buruk, semua skenario patah hati, dan semua benteng yang telah kubangun dengan susah payah...
Ada satu hal yang tidak pernah kupersiapkan-
Bagaimana jika kali ini, aku benar-benar tidak ingin berhenti?