atarashiyuu
Otto hidup dengan dua wajah.
Siang hari, ia adalah cahaya. Langkahnya ringan, senyumnya utuh, suaranya menenangkan siapa pun yang mendengarnya. la memastikan dunia di sekitarnya tetap terang, menyembunyikan semua retak di balik mata yang selalu terlihat baik-baik saja.
Malam hari, cahaya itu padam. la hanya seorang lelaki yang duduk dalam sunyi, menggenggam tangan dingin yang tak pernah membalas, merawat harapan yang perlahan habis. Air matanya hanya jatuh saat tak ada yang melihat.
la menjalani keduanya sendirian. Terlalu mahir berpura-pura hingga lupa rasanya ditanya, "Kamu nggak apa-apa?"
Lalu North datang.
Tidak mendobrak, tidak menghakimi. la masuk pelan-pelan-dengan canda yang hangat, diam yang tidak menuntut, dan keberadaan yang berkata, "Kamu boleh rapuh di depanku."
Dan untuk pertama kalinya, Otto tidak harus memilih. la bisa jadi dirinya yang siang, dirinya yang malam, dan tetap digenggam sama eratnya.
-NorthOtto-