bilalmd
Mahardika pindah ke SMK Yapinas dan memulai hari pertamanya dengan harapan baru. Di sana ia bertemu Pak Wijaya, seorang guru hebat yang selalu mengajak murid-muridnya ikut kegiatan sosial di luar sekolah.
Namun di balik semangat itu, Pak Wijaya justru sering dibenci keluarga yayasan. Alasannya tidak pernah jelas, tapi setiap programnya selalu dihadang dengan alasan biaya dan fasilitas yang kurang. Meski begitu, Pak Wijaya tetap teguh. Ia terus mengajar dan membimbing murid-muridnya, meski jumlahnya hanya segelintir.