Renonimes
Menceritakan sekelompok mahasiswa yang sedang melakukan pengabdian masyarakat (KKN) di sebuah desa terpencil di kaki Pegunungan Meratus. Salah satu dari mereka tanpa sengaja melanggar pantangan adat dan mengambil sesuatu dari hutan. Teror mulai muncul ketika sosok raksasa berbulu merah mulai mengikuti mereka, menuntut apa yang telah diambil kembali dengan bayaran nyawa.
"Kalian melangkah terlalu jauh. Di paralel 19, tanah tidak meminta darah... ia mengambilnya sendiri." ucap Ryder
"Kematian di tempat ini tidak pernah tenang. Jiwamu akan dipaku di batang pohon, مجبر (terpaksa) menyaksikan korban berikutnya datang." ucap Faeyza
"Garis 19 derajat Lintang Selatan bukan dibuat oleh manusia, melainkan oleh takdir. Di atas garis ini hidupmu berjalan; di bawah garis ini, hutan tidak lagi mengenal namamu, ia hanya mengenal jasadmu." ucap Ryder
⚠️❗ : WARNING [ 15+ ]
Cerita ini memiliki banyak adegan Gore dan beberapa kata kata tidak pantas dan beberapa adegan yang tidak boleh ditiru
jika cerita memiliki kesamaan pada karya orang lain kami meminta maaf sebesar-besarnya
cerita ini diambil dari hasil imajinasi dan beberapa cerita internet
Collab Novel :
@Readersdecide26
idea : @Readersdecide26
writer : @Renonimes
"Dua penulis, satu jiwa cerita."
Thank you for reading 📖📖