itschaconnenow
James pikir dia udah terlalu lama hidup. Gak bohong──siapa yang gak bosen ketika udah hidup dari abad 17? James gak hidup cuma buat biografinya diisi sama sejarah peradaban dunia ya!
Karena itu, James selalu berpikir buat berhenti sebab dia udah cukup lama bernapas; cukup lama dikutuk. Tapi setiap pikiran itu lewat di kepalanya, selalu aja ada teriakan atau aduan yang bikin dia bertanya ...
"Aduh ... masih lama ya gue matinya?"
╰┈➤ "James, kenapa sih kita gak tinggal di negara lain aja? Gue capek naik turun gunung cuma buat pulang."
"Elo naik motor, Tin."
"Bensin mahal bos. Sumber daya alam semakin menipis."
"Bener kata Martin, Hyung. Gue juga pengen pindah dari negara ini. Juhoon katanya udah bosen dikatain shibal saekkiya mulu sama pelanggannya, dia pengen diumpat pake bahasa lain. Dan Seonghyeon kadang nangis, kangen suasana Eropa──kampung halamannya."
"Dengerin gue ya, anak-anak tersesat. Gue ajak elo tinggal di kutub, lo pada nanti ngeluh gak bisa liat matahari. Gue ajak elo tinggal di negara tropis, lo semua rawan meninggal kena matahari se-jam doang, apalagi enam bulan di musim kemarau? Udah, jangan banyak ngeluh. Bersyukur kita masih punya rumah!"
"Rumah apaan! Udahlah banyak rayapnya, ada hantunya pula. Tagihan listriknya juga gak masuk akal. Kehidupan vampir macam apa sih yang banyak sintingnya begini?"
©2026 by ITSCHACONNE
Adalah karya fiksi orisinal dari penulis. Semua karakter, konflik, dan hubungan dalam cerita ini tidak ada kaitannya dengan kehidupan pihak mana pun yang dijadikan beberapa referensi didalamnya.