FLUENCYAULIA
𝗪𝗜𝗧𝗖𝗛 𝗢𝗙 𝗛𝗜𝗚𝗛𝗟𝗔𝗡𝗗𝗦 | 𝗠𝗔𝗥𝗧𝗜𝗡 𝗘𝗗𝗪𝗔𝗥𝗗𝗦 𝗣𝗔𝗥𝗞 & 𝗔𝗛𝗡 𝗞𝗘𝗢𝗡𝗛𝗢
Bagi masyarakat Skotlandia, klan MacRae adalah aib dan sisa-sisa kutukan masa lalu yang lolos dari tiang gantungan perburuan penyihir kuno. Mereka dituduh bersekutu dengan kegelapan. Dan bagi dunia sihir, Lucian "Cian" MacRae, adalah sebuah anomali yang mustahil.
Sihir malam dan ambang batas milik Dewi Hecate, seharusnya hanya mengalir pada garis keturunan perempuan. Namun, takdir justru membangkitkan kekuatan pekat itu di dalam tubuh Cian──seorang pemuda dingin berjaket kulit yang lebih memilih menantang tradisi, ketimbang tunduk pada sejarah kuno yang mendikte nya.
Satu-satunya orang yang berdiri di sisi Cian adalah Eryn MacRae, sepupu laki-lakinya yang tangguh dan protektif. Bersama-sama, dua pemuda terakhir dari klan MacRae ini menginjakkan kaki di Akademi Sihir Highlands. Di sana, mereka tidak disambut dengan hangat, melainkan dengan bisikan sinis, tatapan tajam dari Komite Disiplin Ordo Valerius, dan permusuhan terang-terangan dari Alastair Fraser──sang putra bangsawan penyihir murni.
Cian dan Eryn tahu, kedatangan mereka ke akademi bukan untuk mencari teman. Di balik jubah akademi mereka, keduanya berbagi misi rahasia: menyelinap menembus segel perpustakaan terlarang untuk membongkar kebohongan sejarah dan mencari tahu alasan sebenarnya, mengapa klan mereka begitu dibenci oleh tanah Skotlandia.
Namun, ketika rahasia berdarah di masa lalu mulai terkuak dan bayangan gelap di Highlands bangkit menuntut tumbal, Cian dipaksa memilih: menekan kekuatannya demi keselamatan, atau melepas seluruh sihir hitamnya dan menjadi monster yang selama ini mereka takuti.
"Mereka memanggilku kutukan. Aku memanggil diriku, Lucian."