Daftar Bacaan doremiandyou
4 stories
Strings & Feelings by doremiandyou
doremiandyou
  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 3
📌Update setiap hari kamis, jumat,dan minggu. ♬♩♪♩ ♩♪♩♬☆♬○♩●♪✧♩ ⋇⋆✦⋆⋇ ♩✧♪●♩○♬☆♬♩♪♩ ♩♪♩♬ Bagaimana jika kamu menyukai cowok paling populer di sekolah, meski tau cowok itu dikelilingi banyak penggemar dan memiliki sahabat perempuan yang selalu berada disisinya?. Seperti Diana yang jatuh cinta pada Keano, cowok paling populer sekaligus paling tampan di sekolahnya. Setelah merasa tertampar oleh realita, Diana memilih menjauh dan mulai fokus pada hobinya bermain gitar. Tanpa sengaja, video cover gitarnya di media sosial menarik perhatian Keano. Sosok yang dulu hanya bisa ia kagumi dari jauh kini mulai penasaran, diam-diam mengunjungi profilnya, dan perlahan masuk ke dalam kehidupannya. Siapa sangka, dari senar gitar dan video sederhana, kisah mereka justru dimulai.
Hello, Aksara! by fafayy_
fafayy_
  • WpView
    Reads 535,524
  • WpVote
    Votes 55,686
  • WpPart
    Parts 35
Ini cerita tentang dua remaja yang saling berbeda perasaan. Yang satu menjatuhkan hatinya kepada sosok laki-laki pujaannya dan yang satu menutup hatinya rapat-rapat. Tentang Bianca dan Aksara. Siswa SMA Dharmawangsa yang sama-sama memiliki tingkat kepopulerannya sendiri. Aksara yang dikenal sangat tampan, jago basket, misterius, cerdas dan menonjol dikalangan anak-anak kelas 12. Sehingga, cewek-cewek Dharmawangsa pun tak ada satupun yang tak menganguminya. Mereka sangat ingin sekali dan tak jarang pula berhalusinasi untuk menjadi kekasihnya. Namun, sadar. Aksara sangat tertutup, bahkan Aksara tidak menoleh sama sekali kepada rombongan siswi yang menyukainya. Aksara adalah Aksara. Aksara Lakeswara, sangat membatasi hatinya dengan perempuan. Sangatlah tertutup hingga tidak bisa ditebak. Tentang Bianca Larissa. Gadis blak-blakkan yang sifatnya jauh berbanding balik dengan Aksara. Gadis cerewet, aneh, dan tidak disiplin itu bisa-bisanya terkenal seantero Dharmawangsa. Roknya yang mini dan nyaris ketat itu sering dijadikan perbincangan bahan gosip kakak kelasnya. Hobi berias di lingkungan sekolah. Melanggar aturan adalah kebiasaan Bianca. Beberapa kali ditegur, tak menggoyahkan Bianca sama sekali. Gadis yang disangka tak suka dengan laki-laki atau sangat sulit jatuh hati itu ternyata dengan gampangnya jatuh hati kepada Aksara hanya dengan pandangan pertama saja. Pandangan pertama ketika ia dan rombongan Aksara terlambat. Matanya tertuju kepada sosok Aksara yang tampan. Hingga saat ini Bianca berusaha meluluhkan cowok yang sangat menutup dirinya itu. Kadang menyebalkan namun, Bianca tetap tidak mundur. Menjadi pacar Aksara juga tidak mudah. Ternyata banyak sakit hati yang ia dapatkan. Salahkah dirinya terlalu percaya dengan seseorang dari parasnya saja tanpa tahu seluk beluknya? Hal apa yang membuat Bianca sakit hati? Sosok Bianca yang periang lenyap bak ditelan bumi.
TAKDIR ITU  by Sujieeesu
Sujieeesu
  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 10
"aku dan kamu yang tidak pernah di takdir kan untuk bersama"-Bripda Rajash Jiontara
Nala dan Mas Juragan by jenoya____
jenoya____
  • WpView
    Reads 2,378,016
  • WpVote
    Votes 124,370
  • WpPart
    Parts 64
Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.