On-Hold 🌟
4 stories
Macabre Occurrence: Indestructible by algeevaran
algeevaran
  • WpView
    Reads 1,951
  • WpVote
    Votes 207
  • WpPart
    Parts 4
[ORIGINAL FICTION] Arthur Rothenberg tak pernah menyangka bahwa penangkapan paksa yang terjadi di malam itu telah menggiringnya untuk kembali memasuki QT dengan setumpuk pikiran skeptis ditaburi segenap emosi yang mendidih bagai magma panas yang meletup-letup di dalam dadanya. Satu hal lagi yang tak pernah ia duga ialah tatkala pria itu harus menelan mentah-mentah sebuah fakta bahwa dirinya berada di ambang kematian dengan napas yang menggantung di kerongkongan seolah dirinya tak mampu terselamatkan. ••• ⚠️ TRIGGER WARNING • BLOOD, GORE, VIOLENCE, HARSH WORDS, MANIPULATION, ETC. PLEASE PROCEED WITH YOUR OWN RISK. Cover, Arcas. 24 Maret | algeevaran. ©2022
Segara Sandyakala by algeevaran
algeevaran
  • WpView
    Reads 7,807
  • WpVote
    Votes 356
  • WpPart
    Parts 3
Segara Sandyakala, Seri Lokadikara | Sesi I - Ranu Niraksa Bagi Magenta Swadikara, semesta memiliki seluruh jawaban atas semua pertanyaan di dalam kepala dan untuknya juga semesta bak ukiran tak terbaca dalam tiap sulur pada lembar demi lembar di buku predestinasinya. Apalagi ketika sekonyong-konyong Laut Athalia datang seperti hantaman badai di tengah perapian yang mengepulkan abu. Menghadirkan harapan tentang cinta yang nyaris tak pernah Magenta bayangkan; mencoba mengobati luka serta trauma yang telanjur mengakar di dalam hidupnya. 2025 © Algeevaran
Sabitah Lakara by algeevaran
algeevaran
  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
Sabitah Lakara Seri Lokadikara | Sesi II - Ranu Niraksa Bagi Anta Madhava Dewananda, hidup tidak selalu tentang tujuan, melainkan tentang ketenangan yang ingin ia temukan setelah kehilangan. Ia pernah memilih melepaskan sesuatu yang mungkin membuatnya bahagia-demi memberi orang lain kesempatan menemukan jawabannya. Di puncak Gunung Lembari yang sunyi dan agung, Anta bertemu seseorang yang juga sedang mencoba memahami duka: Camela Pradita Kalarasati-gadis penuh tawa yang menyimpan banyak cerita. Seperti sabitah yang bersinar tenang di atas lakara, dua jiwa yang patah bisa saja saling menyinari-tanpa harus terburu-buru menyebutnya cinta. 2025 © Algeevaran
Patera Meranting by algeevaran
algeevaran
  • WpView
    Reads 511
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 3
SERI ASMARANDANA: Patera Meranting Daun-daun itu berguguran, bukan sebagai penanda akhir, melainkan jeda-membawa sisa rasa yang perlahan menemukan tempatnya sendiri. Tertimbun luka, terselip rindu, diselubungi afeksi yang tetap hidup dalam ingatan; berdenyut pelan tanpa memaksa. Arjuna Madanaka percaya, setiap cinta yang tulus selalu punya cara untuk pulang-entah di kehidupan berikutnya, atau di hari yang tak terlalu jauh-dengan akhir yang lebih jujur dan lebih baik. April, 2025. © Algeevaran.