Angst_ciell
2 stories
FAJAR MENJELANG SENJA by ciell_narayy
ciell_narayy
  • WpView
    Reads 129
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 2
⚠️FOLLOW AND VOTE. Bagaimana rasanya mencintai seseorang yang keberadaannya ditentukan oleh gelang pasien penanda stadium akhir? Senja mengira ia sudah sangat cukup kuat memikul seluruh luka di dunia sendirian di atas punggungnya. Sampai pada akhirnya, bisikan yang parau Fajar di satu malam yang dingin mengubah segalanya. "Jangan lupa bangunkan aku saat matahari terbit besok pagi... Aku mau melihat fajar dan senja menyatu." Ini bukan kisah tentang keajaiban dunia medis atau kesembuhan yang akan dinanti. Ini adalah kisah pilu tentang satu tahun yang penuh tangis tersembunyi, validasi yang terlambat datang, dan pelukan hangat di atas ranjang yang dingin. Bersiaplah menyaksikan sebuah akhir yang sudah digariskan, di mana cinta terbesar justru diuji lewat sebuah perpisahan yang mutlak. Tidak bisa diubah oleh takdir. "Bagaimana rasanya mencintai seseorang yang keberadaannya ditentukan oleh gelang pasien stadium akhir? Rasanya seperti memeluk erat sebuah asap, karena kamu tahu dia akan menghilang, tapi kamu tetap menolak melepaskan." -[ only 13+ ] -murni pikiran sendiri💯 -typo bertebaran⚠️ -PLAGIAT JAUH-JAUH⚠️‼️
PAYUNG TEDUH SHEIRA | [END] by ciell_narayy
ciell_narayy
  • WpView
    Reads 2,532
  • WpVote
    Votes 784
  • WpPart
    Parts 13
⚠️FOLLOW AND VOTE. 《《《《《▪︎》》》》》▪︎《《《《《▪︎》》》》》 Blurb Payung Teduh Sheira: Bagi Sheira, benda payung yang berwarna kuning itu adalah layaknya seperti kutukan. Benda butut dengan gagang yang selalu patah itu adalah simbol sebuah kemiskinan yang sangat ingin ia kubur dalam-dalam. Ia sangat malu setiap kali Bumi, Abangnya, yang hanya seorang pekerja kuli bangunan, selalu menjemputnya di depan sekolah dengan benda mencolok yang selalu menjadi bahan ejekan teman-temannya tanpa henti. "Kenapa Abang nggak bisa sekali saja lebih keren saat menjemput aku?" Namun, Sheira tidak pernah tahu kalau di balik dari payung warna kuning yang sangat kusam itu, Bumi sedang menyembunyikan sebuah badai yang jauh lebih besar. Ia tahu bahwa setiap lilitan kawat di gagang payung itu adalah cara Bumi menahan keroposnya penyakit paru-parunya sendiri. Dan ia tidak pernah menyadari sedikit pun, bahwa payung itu bukan lagi sekadar alat peneduh dari hujan, melainkan sebuah janji terakhir yang dijaga Bumi dengan nyawanya. Saat langit kota Jakarta benar-benar runtuh dan Bumi tidak lagi mampu menggenggam gagangnya, Sheira dipaksa berdiri sendirian di bawah guyur hujan yang sangat deras. Apakah Sheira mampu untuk memperbaiki gagang payungnya yang sudah patah itu dengan sendirian? Atau ia akan membiarkan dirinya tenggelam dalam rasa penyesalan saat ia menyadari bahwa selama ini, dialah orang yang paling terlindungi di bawah matahari yang bernama Bumi? "Sebab teduh yang paling nyata tidak selalu berasal dari sebuah atap yang mewah. Cukup dengan melindunginya dari badai yang akan datang, itu sudah sangat mewah dan mahal." -Bumi 🥇#economy 🏅7#sadstory 《《《《《▪︎》》》》》▪︎《《《《《▪︎》》》》》 -[ only 13+ ] -murni pikiran sendiri💯 -typo bertebaran⚠️ -PLAGIAT JAUH-JAUH⚠️‼️