saldik22
- Reads 12,430
- Votes 1,610
- Parts 18
Faisal cuma ngelirik sekilas. Dia nggak ada niatan bantuin sama sekali. Tangannya malah masuk ke saku celana. "Mahasiswa baru?" tanyanya tiba-tiba.
"Keliatannya?" gue balik nanya sambil masih jongkok.
"Sains?" tebaknya lagi, mungkin ngeliat dari map pendaftaran yang keluar dari kardus gue.
Gue berdiri sambil bawa satu kardus. "Iya, kenapa emangnya?"
Faisal ngasih senyum miring. Senyum yang bikin dia keliatan seribu kali lebih ganteng, tapi juga seribu kali lebih ngeselin. "Nggak apa-apa. Keliatan aja mukanya... muka-muka suram kurang tidur."
"Apa lo bilang?!" Gue melotot. Sumpah, kalau dia bukan crush gue dari zaman dinosaurus, udah gue lempar nih kardus ke mukanya.
Sebelum gue sempat ngamuk lebih lanjut, dia udah balik badan dan jalan keluar lobi asrama. "Lain kali hati-hati, Pendek," katanya tanpa nengok ke belakang.