pdw___
"Mereka yang tumbuh dengan tangki cinta yang penuh selalu mudah dikenali. Ada ketenangan dalam cara mereka mencintai, dan rasa aman dalam cara mereka hadir di hidup orang lain."
"Namun mereka yang terbiasa mengisi tangki cintanya sendiri juga memiliki tanda yang sama jelasnya. Mereka terbiasa bertahan tanpa meminta bantuan, mencintai tanpa banyak menerima, dan menjadi sandaran bagi semua orang kecuali dirinya sendiri."
Bagi Arradewi, hidup di Jakarta adalah tentang kemandirian dan tanggung jawab yang harus dipikul sendiri. Ketika hubungan satu tahunnya dengan Baran terpaksa usai karena benturan realitas. Dewi memilih melangkah maju dengan realistis.
Fokusnya beralih sepenuhnya pada satu tujuan: mengejar mimpi besarnya melalui beasiswa ke Turki.
Namun, sebuah program fellowship justru membawa langkahnya singgah ke Edinburgh kota batu abad pertengahan yang selalu diselimuti kabut abu-abu.
Di tengah dinginnya Skotlandia, takdir mempertemukannya dengan Alistair. Seorang pria Inggris dengan pembawaan tenang dan protektif yang perlahan menguji seluruh batasan yang selama ini Dewi bangun.
Bersama Alistair, perempuan yang terbiasa menjadi sandaran bagi orang lain ini, akhirnya dihadapkan pada sebuah rasa yang asing: bagaimana rasanya diperbolehkan untuk bersandar dan dilindungi.
"I searched for colors in every love, until I found you in shades of grey." -Arradewi