Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
zhaozhao cara
2 stories
Sammy's Children's Day by lily5425
lily5425
  • WpView
    Reads 30,844
  • WpVote
    Votes 1,441
  • WpPart
    Parts 138
Pada tahun 1980-an di Hong Kong, kelompok triad yang suka menindas mendominasi dan masyarakat berada dalam keadaan tidak aman. Polisi saat itu korup. Daerah yang terkenal tidak terkendali, Snapdragon Walled City (berdasarkan Kowloon Walled City), sangat kacau. Lebih dari selusin kelompok triad besar dan kecil menetap di sana. Wakil ketua Xia Liuyi dari triad Xiao Qi Tong mendirikan studio film untuk mencuci uang atas perintah bosnya. Pemeran utama wanita dalam film itu adalah saudara ipar mereka, pemeran utama pria adalah bintang populer yang terancam, sutradara hanya pernah membuat film-film dewasa - mereka membutuhkan satu orang lagi yang berpendidikan untuk menulis cerita. Bukankah itu tugas yang mudah? Bos Liuyi segera bertindak. Dia memilih satu-satunya mahasiswa di daerah itu - He Chusan yang sedang pulang dengan tas ransel kecilnya. He Chusan berkata: "Saya tidak bisa menulis skenario. Saya sedang kuliah ekonomi." Xia Liuyi berkata: "Pukul dia." He Chusan pun dengan patuh menjadi penulis skenario andalan. Setelah menyelesaikan film ini, He Chusan mengira dirinya sudah bebas. Dengan tenang, ia kembali ke sekolah dengan tas ransel kecilnya. Namun, ia menginjak Xia Liuyi yang berlumuran darah tepat di depan rumahnya. Panggung seorang bos triad yang bagaikan bunga snapdragon di dunia yang kacau ini dan seorang elit kerah putih dari keluarga yang polos, dua garis paralel yang tampaknya tak pernah bersinggungan, dan takdir yang berantakan dan tak masuk akal, telah tersingkap... ⚠️Ini adalah terjemahan oleh penggemar ke dalam bahasa Indonesia dari novel yang awalnya ditulis oleh penulis. Saya tidak memiliki karya asli, karakter, atau alur cerita. Semua hak milik penulis dan penerbit asli.
Dendam yang Menghasilkan Bunga Karma  by k_ren00
k_ren00
  • WpView
    Reads 2,380
  • WpVote
    Votes 347
  • WpPart
    Parts 11
Dendam tak pernah mati. Ia hanya tidur, berakar di tanah luka, menunggu hujan air mata untuk mekar. Dulu, Xia Liu Yi adalah musim panas: terik, menyilaukan, membakar siapa saja yang berani mendekat tanpa pangkat. Dengan jemari berhiaskan cincin emas, ia meremukkan selembar surat cinta dan menaburkannya ke hadapan Chusan-anak beasiswa yang datang dengan sepatu menganga dan mimpi yang terlalu tinggi. Waktu bergulir. Tuhan menukar peran. Musim panas Liu Yi membeku. Hartanya luruh, papanya menjadi tanah, mamanya menjadi angin yang pergi tak kembali. Kini ia hanya anak kucing jalanan, menggigil di bawah bulan purnama, menjaga tas lusuh berisi seluruh hidupnya. Lalu malam itu datang. Pisau begal, jerit yang pecah, dan raungan motor yang membelah takdir. Seorang pria turun dari kegelapan, menumbangkan lawannya dengan dingin yang lebih menusuk dari udara. Saat helm terbuka, Liu Yi melihat wajah masa lalu yang menjelma jadi kutukan: rahang yang mengeras, mata yang tak lagi menunduk. Itu Chusan. Anak miskin yang dulu ia injak, kini berdiri sebagai tembok marmer-megah, keras, tak terjangkau. Chusan menatapnya seperti orang asing. "Kita pernah ketemu?" tanyanya, sopan seperti belati berlapis sutra. Di antara keduanya, aroma Oleander menguar. Bunga yang cantiknya adalah racun. Sama seperti dendam yang mereka simpan, sama seperti cinta yang tak pernah mati, hanya berubah wujud. Ini bukan kisah tentang maaf. Ini kisah tentang bunga yang tumbuh dari bangkai rasa. Tentang dua manusia yang saling menagih: satu menagih keadilan, satu lagi menagih kesempatan kedua yang mungkin sudah tak ada. Karena karma, jika telah mekar, tidak akan layu sebelum ada yang terluka.