Dongeng_OrangDewasa
- Reads 22,867
- Votes 87
- Parts 12
Hanny Pratiwi pernah menjadi bintang taekwondo yang ditakuti di atas matras. Kini, dia hanya seorang perempuan yang terpincang-pincang di Ubud, membawa luka operasi lutut dan jiwa yang hancur.
Saat harapan hampir pupus, dia menemukan Sensorium-klinik kecil di tengah sawah Tegallalang. Di sana bekerja Anton, fisioterapis buta yang tak menggunakan alat modern. Hanya tangan. Hanya sentuhan. Hanya kemampuan membaca tubuh lewat ujung jari.
Setiap tekanan jari Anton di kulit Hanny membangunkan sesuatu yang lama mati. Bukan hanya rasa sakit yang perlahan mereda, tapi juga hasrat yang selama ini terkubur dalam. Di ruangan temaram beraroma cendana, batas antara terapi dan kenikmatan mulai kabur. Sentuhan yang seharusnya menyembuhkan, kini membakar.
Di antara hembusan angin Bali dan suara hujan deras, Hanny harus memilih: bertahan dalam kesakitan yang sudah dikenalnya, atau menyerahkan diri sepenuhnya pada pria buta yang bisa "melihat" jauh lebih dalam daripada siapa pun.
Satu sentuhan. Satu rahasia. Satu penyembuhan yang tak pernah dia duga.