Dongeng_OrangDewasa
- Reads 2,237
- Votes 85
- Parts 14
Sofi adalah jurnalis dan bookstagrammer yang hidupnya diatur dengan presisi ekstrem. Setiap benda punya tempatnya, setiap stimulus harus terprediksi, dan setiap ulasan buku ditulis seolah pisau bedah: dingin, tajam, tanpa basa-basi.
Ketika pemimpin redaksinya menugaskan riset tentang sastra erotis-genre yang selama ini ditabukan-Sofi terpaksa keluar dari zona aman. Jalannya membawa ke Toko Buku Mata Kita, sebuah toko indie yang menjual buku-buku "bawah tanah", dan bertemu Nael Darmawan: penulis erotis kontroversial yang sudah lama mundur dari dunia literasi.
Nael sinis, tertutup, dan membenci bookstagram yang menurutnya hanya antek penerbit kapitalis. Sofi analitis, blak-blakan, dan tidak tahu cara berpura-pura. Pertemuan mereka dimulai dengan ujian intelektual, berlanjut menjadi diskusi tajam tentang batas antara sastra dan pornografi, lalu perlahan berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya: kedekatan yang memaksa keduanya melepaskan topeng.
Di sisi lain, ada Wira-content creator dengan jutaan pengikut yang merasa terancam oleh ketajaman ulasan Sofi. Ada Ran dan Malik yang menemukan cara mereka sendiri untuk jujur. Dan di tengah semua itu, satu pertanyaan terus bergema: apa yang terjadi ketika keintiman tidak lagi dibungkus metafora, romantisasi, atau citra, melainkan dijalani dengan kejujuran yang telanjang?