Psychological
7 stories
The Sable Court by nengtun12
nengtun12
  • WpView
    Reads 4,654
  • WpVote
    Votes 1,246
  • WpPart
    Parts 46
Dia adalah kegelapan yang tak tersentuh. Dia adalah cahaya yang tak sengaja masuk. Maximilian "Max" Devereux, 34 tahun. Bos dari sindikat paling ditakuti, The Sable Court. Julukannya The Sovereign, bukan tanpa alasan-satu kesalahan, dan nyawamu miliknya. Dingin. Kejam. Tak tersentuh. Sampai seorang gadis 19 tahun dari panti asuhan menolongnya di tengah malam itu. Zazie. Polos, periang, dan terlalu berani untuk hidupnya sendiri. Bagi Max, Zazie adalah kesalahan. Bagi Zazie, Max adalah bahaya yang tak bisa ia jauhi. Di dunia di mana pengkhianatan dihukum mati, apakah cinta bisa bertahan ketika darah jadi taruhannya? Peringatan: Mengandung kekerasan, bahasa kasar, dan tema gelap!! #darkromance #mafia #agegap #CEO #possessive #bahaya
Jalan Yang Membawa Kita Pulang by restubumi
restubumi
  • WpView
    Reads 1,605
  • WpVote
    Votes 136
  • WpPart
    Parts 79
Dana memilih pergi... bukan karena berhenti mencintai, tapi karena itu satu-satunya cara untuk melindungi. Kirana ditinggalkan... bukan karena tidak cukup berarti, tapi karena kebenaran tidak pernah sempat dijelaskan. Dua tahun kemudian, mereka berdiri di dunia yang berbeda. Kirana melangkah menjadi Kepala Dinas Kebudayaan, menggantikan Dana. Dana naik jauh lebih tinggi, sebagai Direktur Jenderal Kebudayaan. Tanpa kabar. Tanpa penjelasan. Tanpa satu pun cara untuk kembali. Dua tahun berlalu. Luka tidak hilang. Ia hanya berubah bentuk. Hingga sebuah pertemuan yang tidak mereka rencanakan Rakornas Kebudayaan. Di ruangan yang sama, di antara keputusan-keputusan besar tentang masa depan budaya, dua orang yang pernah menjadi penting satu sama lain, akhirnya berdiri kembali, saling berhadapan. Tapi waktu tidak pernah membawa seseorang kembali dalam keadaan yang sama. Pertanyaannya bukan lagi: apakah mereka masih saling mencintai. Tapi... apakah mereka masih tahu cara untuk pulang?
ONE MISSION  by Nandasfitri
Nandasfitri
  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 14
Hidup di tengah keluarga dan kampung yang begitu aneh, membuat Gilsa-gadis 16 tahun harus menanggung beban mental yang berat. Hingga Ari-guru muda yang mengajar psikologi, masuk ke kehidupan Gilsa atas nama tugas kerja. Mereka semakin dekat, dan menjalankan satu misi bersama-sama. Misi apa yang mereka lakukan? Jawabannya ada di sini. Yuk baca!
KAISIKEN by eyeshadow29_
eyeshadow29_
  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 7
Mereka semua mengalami terror, tidak akan ada yang bisa lepas dari kutukan KAISIKEN. Dibaca baik-baik siapa tahu ada clue didalamnya! Start: Rabu, 17 Juni 2026
Cerita Kita Tak Pernah Ada {On Going} by RiMay478
RiMay478
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Pp
EMPTY SITE  by Autumn_OceanTea
Autumn_OceanTea
  • WpView
    Reads 439
  • WpVote
    Votes 294
  • WpPart
    Parts 9
"Jangan khawatir. Suatu saat nanti kamu pasti menemukan jawaban dari keberadaanmu di dunia ini." Pertemuannya dengan Marina adalah malapetaka bagi Lysandra. Sebuah kebaikan yang membuatnya ikut terjerumus ke dalam teror yang menimpa gadis itu. Selain itu, sebuah situs kosong yang hanya dapat diakses saat tengah malam, mengetahui semua yang Lysandra lakukan. Seolah mengawasinya dari kejauhan. Dia mengetahui semuanya. Bahkan mengenai pertemuannya dengan Marina. Apakah dia adalah orang yang sama dengan pelaku yang meneror Marina?
Reruntuhan Kenyataan [End] by Naz_Zhafiri
Naz_Zhafiri
  • WpView
    Reads 2,314
  • WpVote
    Votes 1,244
  • WpPart
    Parts 40
Manusia, gabungan antara fisik dan psikis. Mengharmoni, membentuk seseorang menjadi satu kesatuan yang seimbang. Fisik, atau raga, menjadi hal yang kasat mata dan terlihat. Sedangkan psikis atau jiwa, ia tersimpan dan hanya dapat dirasakan dengan indera abstrak yang disebut kalbu. Jika diibaratkan, jiwa itu seperti sebongkah besi. Bongkahan besi akan dipalu, dibakar, dipukul, dipadatkan, dibentuk, sehingga akhirnya membentuk barang bermanfaat seperti pisau, kuali, paku, bahkan jarum. Dan proses pembentukan itu terjadi sangat keras pada Magi, gadis biasa yang tidak menonjol dari segi apapun. Walaupun petuah mengatakan segala masalah yang dihadapi tidak akan melebihi batas kemampuan seseorang, namun bagaimana mereka mengetahui 'batas kemampuan' masing-masing individu? Apakah setelah melalui segala hal tersebut, Magi bisa 'bermanfaat'? Sementara hasil yang dirasakan oleh Magi hanyalah semakin menipisnya batasan antara kenyataan dan khalayan.