happypuduuuu
- Membaca 4,926
- Vote 651
- Bab 26
Andika Ari Pradana selama 18 tahun hidupnya hanya tau caranya bertahan hidup walau sendirian ditengah badai apapun, Ari lewati semua dengan penuh rasa gembira yang tersimpan rapi dalam lelahnya selama ini
berjualan bunga, merangkai bucket flowers, menjahit bahkan mengamen Ari tekuni hanya demi sesuap nasi hari ini
Ari hanya tau nominal uang tanpa tau caranya menghitung hanya nenek yang membantu menghitung hasil jualan Ari entah itu sesuai atau tidak Ari tak tau
Nenek! wanita tua berusia 78 tahun itu seorang pengemis yang selalu duduk disamping tempat Ari berjualan dengan alasan menemani Ari
Ari bocah polos, lugu, sudah dari usia 3 tahun dia berada dijalanan, yang Ari ingat malam sebelum dia berada dijalanan seseorang pengasuh membuangnya saat dia tengah bermain ditaman kota hanya berbekal 1 botol dot bergambar dinosaurus satu satunya barang yang dia punya
"Nenek.. lihat bunga Ali habis, nenek bisa tolong hitungkan lagi?"
Ari walau umurnya 18 tahun namun pelafalan hurufnya belum jelas, Ari cadel tak bisa mengucapkan huruf R karna tak pernah ada yang membantu Ari belajar pelafalan kata sedari dia dibuang dulu
dan Ari tak tahu rupa keluarganya, yang Ari ingat papa punya rumah besar, gamelan, banyak topeng dirumah, dan semua orang sering datang kerumah untuk menari
dan 4 laki laki lain, Ari tak terlalu ingat jelas yapi yang Ari tahu mungkin itu mamasnya Ari..
Ari selalu ingin pulang, tapi Ari kehilangan Arah! Ari tak tahu arah rumah besar papa dimana..? sampai ketika Ari yang akan pulang ke rumah reyot bawah jembatannya melihat selebaran pendaftaran dipaguyuban seni besar dikotanya itu langsung tertarik
Ari suka menari, dan Ari mau menari seperti mamas mamasnya Ari yang ada dijauh sana seperti papa Ari juga! hmm Ari rindu
tue, sep 8