ainnurrezza's Reading List
3 stories
Terlanjur Cinta by theloschmidt
theloschmidt
  • WpView
    Reads 184,706
  • WpVote
    Votes 3,904
  • WpPart
    Parts 60
"walid tak benarkan kamu bercinta melainkan .." - syed mukhlis Syed muqri dengan yakin menerima keputusan itu dan percaya bahawa ini yang terbaik. Detik demi detik kisah dua pecinta muda ini dimemorikan, mereka masih baru mengharungi percintaan walaupun di bangku sekolah, syed muqri dan maira mikayla. "abang akan jaga aira sampai hilang kudrat sebagai suami, selagi tanggungjawab abang masih terikat dan sampai nyawa abang sendiri pergi dari jasad" -syed muqri "biar Allah yang tentukan masanya. Kita hanya merancang, menghitung dan berharap. Aira akan selalu berdoa tentang kita. Dengan izin Allah dan kerananya." - Maira mikayla "jaga muqri elok elok maira" -syed irfan "kalau Allah bagi kau cinta, dan kau sanggup ikut mana pun cinta kau pergi..kau akan jadi macam aku." -Syed muqri Kehadiran muqri telah membuatkan hati maira mikayla terikat. Keraguannya semakin kuat, hanya kuasa tuhan menentukan semua. adakah lelaki ini cukup matang untuk membimbing aku atau, hanya kerana terlanjur cinta dapat memecahkan segala keraguan tersebut? Dapatkah syed muqri mempertahankan cintanya dan adakah maira masih meragui perasaannya? Cinta dipersoalkan semula. Tetapi ujian masih menunggu. dan adakah kematangan itu dapat pertahankan bahtera sayang mereka? Haruskah dia bertahan? Atau pergi? *first time tulis HAHA dan masih baru*
SAD WIND [completed] by oveethinker
oveethinker
  • WpView
    Reads 7,351
  • WpVote
    Votes 231
  • WpPart
    Parts 16
Aku membuka mataku pelan-pelan. Kutemukan sepasang manik hazel mensejajari manik coklat gelapku. Pelan-pelan ia tersenyum. Matanya masih menatapku sedangkan aku sudah mengerjap beberapa kali. "Apa kamu bahagia?" tanyanya setengah berbisik. Pertanyaan yang sederhana, tapi lidahku kelu begitu saja, tak mampu mengeluarkan jawaban apa-apa. Aku menunduk sambil menepikan surai hitamku ke belakang daun telinga. Sepasang Vans navy-nya masih berada tepat di depan sepasang balet abu-abuku. "Apa kamu tidak ingin jatuh cinta lagi dan bahagia?" tanyanya sekali lagi, membekukanku lagi. Pelan-pelan wajahnya mendekat. Aku bisa mencium aroma mint yang selalu hinggap di bahunya. Tapi lekas sepasang balet abu-abuku bergerak mundur. "Cinta dan bahagia adalah dua hal yang berbeda. Aku mencintainya, meskipun tidak bahagia," kataku pelan, seraya menatap matanya dalam. Ia mendengus sambil tertawa pelan. "Kamu--" "Tidak," potongku cepat. "Dia membuatku bahagia, kadang-kadang," lanjutku, dan sesaat kemudian kakiku memutar arah. Aku berjalan meninggalkan pantai, meninggalkan sepasang Vans navy-nya, meninggalkan sepasang manik hazelnya, juga raut wajahnya yang berusaha kulenyapkan dari kepalaku. Ya, aku bahagia. Aku bahagia berjalandi tepi pantai bersamanya. Tapi ada seseorang yang tak bisa kutinggalkan.
+15 more
i thought you were a boy by katasstrophe
katasstrophe
  • WpView
    Reads 4,083,664
  • WpVote
    Votes 161,421
  • WpPart
    Parts 121
Connecting to Video Chat... "Hi!" "Oh. Oh my god. Oh god." "What?" "I thought you were a boy." --- all characters and situations in "i thought you were a boy" are works of fiction. highest rankings: #2 in Short Story (07/15/17) #1 in "girlxgirl" (06/11/17) #1 in "freethelgbt" (09/06/17) #1 in LGBT+ (06/15/17) #1 in "shortstorycollection" (09/30/18) #22 in "story" (10/06/18)