JeanetteJemma
- Reads 226,921
- Votes 11,041
- Parts 37
Abraham itu gila.
Hanya pria sinting yang tega memanipulasi wasiat orang mati, dan menghancurkan masa depan seorang gadis hanya demi satu ambisi: Memilikinya secara mutlak.
Jena membenci setiap inci tentang pria itu. Dia benci aroma parfumnya, dia benci suaranya yang tenang namun sarat akan ancaman.
Jena tidak sadar bahwa bagi pria sepeti Abraham, kebencian Jena bukan sebuah penolakan. Kebencian itu adalah candu, sebuah api yang justru membuatnya semakin enggan untuk melepaskan jaring-jaring yang telah ia tenun dengan rapi.
"Mati aja lo, Abraham! Gue benci banget sama lo!"
"Membenci saya butuh tenaga yang besar, Jena. Simpan tenaga kamu untuk malam pernikahan kita nanti."
Semakin Jena meronta, semakin Abraham menikmatinya. Karena bagi Abraham, tidak ada yang lebih indah daripada melihat sayap korbannya patah tepat di dalam genggamannya sendiri.
19+
21+