NEW
5 stories
Love Letters [END] by AloisiaTherin
AloisiaTherin
  • WpView
    Reads 12,583,683
  • WpVote
    Votes 957,659
  • WpPart
    Parts 52
Katanya, Khaezar Haga Archello itu tidak pernah tertarik dengan wanita. Jadi, Jinaya merasa aman meskipun harus berada satu ruangan yang sama setiap harinya dengan Khaezar. Sosoknya yang dingin, irit bicara, misterius dan jarang berinteraksi dengan wanita semakin memperkuat keyakinan Jinaya kalau sepertinya Khaezar itu, Gay! Tapi kenyataan berhasil menghantam Jinaya. Khaezar jauh lebih berbahaya daripada buaya di kampusnya! Khaezar jauh lebih sinting dari yang ia duga! Dengan entengnya Khaezar berkata, "Gue punya kupon free kisses and cuddle- unlimited, khusus buat lo. Kamar kita sebelahan, kalau mau tinggal panggil aja." Jinaya tidak peduli jika ia menjadi gila saat itu juga, Jinaya jauh lebih khawatir kalau jantungnya akan menggila dan berakhir ia jatuh cinta. **** "Tenang aja, dia gak tertarik sama cewe, lo pasti aman kalo separtemen sama dia, Jinaya." "AMAN MBAH MU! Baru sehari udah ketar ketir gue ini!"
The Villain Mother  by Ansaafh_
Ansaafh_
  • WpView
    Reads 2,189,586
  • WpVote
    Votes 84,626
  • WpPart
    Parts 66
HAPPY READING ❤️‍🔥 Nama Thania digunakan untuk interaksi luar/fisik, sedangkan nama Zeva digunakan untuk kesadaran/jiwa aslinya di dalam hati. Ini sengaja saya bedakan agar konflik batinnya lebih terasa. Selamat membaca!" --- "Eungghh..." Zeva mengerang. Hal pertama yang ia rasakan adalah kepalanya yang serasa berat dan berdenyut. Saat ia mencoba menggerakkan badan, tulang-tulangnya terasa kaku dan pegal luar biasa. "Nyonya? Nyonya Thania sudah sadar?!" sebuah suara parau penuh haru terdengar di dekat telinganya. Zeva mengerjap-erjapkan matanya yang masih buram. Begitu pandangannya fokus, ia tidak melihat langit-langit putih rumah sakit atau wajah panik orang tuanya. Alih-alih, ia menatap langit-langit kamar mewah dengan desain interior klasik yang sangat asing. "Aduh, kepala gue..." Zeva memegang keningnya, lalu menoleh ke samping. Ia terlonjak kaget melihat seorang wanita paruh baya berpakaian pelayan sedang menangis sesenggukan sambil memegang tangannya. "Akhirnya Nyonya bangun. Bibi takut sekali Nyonya kenapa-kenapa." Zeva mengernyitkan dahi. "Nyonya? Bibi?" Ia bangkit duduk dengan perlahan meski kepalanya masih berputar. Ia memandangi tangannya yang tampak lebih dewasa, lalu mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru kamar yang luasnya tidak masuk akal itu. "S-siapa ya? Terus... ini di mana? Kok gue bisa di sini?" tanya Zeva dengan nada bingung sekaligus waspada. Wanita yang menyebut dirinya Bi Minah itu langsung terdiam, matanya membelalak kaget. "Nyonya... Nyonya tidak ingat saya? Ini rumah Nyonya sendiri, rumah Tuan Devan." Zeva tertegun. Nama-nama itu terasa tidak asing. Otaknya mencoba memproses informasi tersebut sampai akhirnya ia teringat buku novel yang ia lempar ke sofa tadi malam. "Bentar... jangan bilang gue masuk ke novel sampah itu?" gumam Zeva dengan wajah pucat pasi.
Under His Command [END] by itsshalka
itsshalka
  • WpView
    Reads 3,159,514
  • WpVote
    Votes 114,649
  • WpPart
    Parts 64
(This is my ORIGINAL story. JANGAN di plagiat ❗❗) . . "Om, dengerin aku. Ngobrol suami istri kayak gini tuh normal, tau. Aku pakai baju tipis gini, normal. Kita duduk ngobrol tanpa baju juga normal. Aku siap kok. Normal." Normal? Tentu saja dia pria normal. Tubuhnya normal, pikirannya normal. Masalahnya... apakah dia bisa menahan diri jika keluar pintu itu dan kembali menatap gadisnya, yang baru saja dengan santai mengumumkan hak malam pertama, sambil memakai gaun tipis yang nyaris tidak pantas disebut pakaian? "Balik badan." Suaranya rendah, datar, penuh peringatan. "Sekarang." 🌹 Hari itu, dunia Moiselle Monvera berhenti. Bukan karena cinta. Bukan karena bahagia. Tapi karena satu keputusan orangtuanya yang mengubah segalanya. Dalam satu upacara singkat, Moiselle kehilangan nama lamanya, rumah lamanya, dan seluruh hidup yang pernah dia kenal. Orang tuanya terbang ke benua lain malam itu juga. Meninggalkan Moiselle sendirian... bersama pria asing yang kini disebutnya suami. Rhys Nathaniel Zane. Dan dari detik pertama Moiselle melihatnya... dia tahu hidupnya tidak akan tenang lagi. Tatapannya dingin. Suaranya tenang. Senyumnya, hampir tidak ada. Tapi Tuhan, auranya... Bahaya dalam wujud paling indah yang pernah Tuhan ciptakan. Moiselle sadar, seharusnya dia takut. Tapi yang dia rasakan justru sebaliknya. Moiselle jatuh cinta. Seketika. Dan itu kesalahan pertama dari serangkaian keputusan sinting yang akan dia lakukan setelahnya. Karena ternyata, bukan cinta yang paling berbahaya di antara mereka. Tapi hidup yang datang bersamanya.
maybe tomorrow we'll spill more dough and sing louder  by artsahi
artsahi
  • WpView
    Reads 1,847,168
  • WpVote
    Votes 189,723
  • WpPart
    Parts 53
Miko dan Dira selama ini hanyalah teman satu angkatan dan satu jurusan, yang juga kebetulan menempati unit apartmen di lantai yang sama. Interaksi mereka pun hanya sekadar saling menyapa saat tidak sengaja bertemu saat menunggu lift, atau berada di kelompok mata kuliah yang sama. Tidak pernah lebih dari itu. Tapi, bagaimana jika suatu hari bocah laki-laki berumur 4 tahun mengaku sebagai anak mereka dari masa depan?
Chasing Sanara  by luneveill
luneveill
  • WpView
    Reads 4,783,931
  • WpVote
    Votes 168,588
  • WpPart
    Parts 90
[FIRST STORY - BELUM DIREVISI] Alur lambat. Di mohon sabar‼️ Baca dengan bijak! Sanara Jingga baru saja kehilangan segalanya. Kekasih yang ia cintai berselingkuh, dan yang mengkhianatinya justru sahabatnya sendiri. Belum sempat bernapas dari luka itu, hidupnya kembali dihantam: sang ayah terlilit utang besar, dan Sanara terjerembap ke jurang keputusasaan. Dalam malam paling gelap dalam hidupnya, saat isaknya tak lagi bersuara, sahabatnya iseng bercanda. "Daftar sugar baby aja, San. Siapa tahu ada om-om kaya." Sanara sempat tertawa lirih. Tapi diam-diam, dia benar-benar mendaftar di sebuah aplikasi bernama LustLink. Dia tidak ingin. Tapi dia butuh. Dan pria pertama yang memesannya adalah Reihan Kastara Sanataji--kakak kandung dari mantan kekasihnya sendiri. Bagaimana mungkin Sanara harus menyerahkan ciuman, sentuhan bahkan tubuhnya, kepada pria yang seharusnya ia jauhi? Tapi di dunia LustLink, setiap dosa punya harga. Dan bagi Sanara, harga itu adalah keputusasaan, dan hatinya yang perlahan ia relakan. start: 15 Agustus 2025 finish: 21 Mei 2026 ● Cover from Pinterest