⊹ THE BLOODY CODE UNIVERSE ⊹
2 stories
CRIMSON SINISTER: OVERTURE OF THE BROKEN SOUL by Alexiarischa
Alexiarischa
  • WpView
    Reads 2,712
  • WpVote
    Votes 133
  • WpPart
    Parts 6
"Aku tidak ingin mati. Aku hanya ingin dunia berhenti menyakitiku." Di asrama sekolah yang berdiri di atas rahasia kelam, Reyvin Alaric Valtharion hanyalah seorang siswa yang terlalu pendiam, terlalu cerdas, dan terlalu mudah dijadikan sasaran. Hari demi hari ia bertahan di tengah ejekan, bisikan, dan luka yang tak pernah benar-benar terlihat. Di balik kepolosan dan senyumnya, hanya ada satu orang yang selalu berusaha melindunginya: sang kakak, Caelan. Namun, semuanya mulai berubah ketika eksperimen nekat di laboratorium sekolah membuka kotak Pandora dalam dirinya. Sentuhannya tak lagi sekadar membaca masa lalu, melainkan membangkitkan kutukan darah yang selama ini terkunci. Setiap rahasia yang ia ungkap menyeretnya semakin dalam ke jurang kegelapan. Sosok ceria yang dulu perlahan memudar, digantikan oleh sesuatu yang dingin, sesuatu yang selalu ada di dalam dirinya dan kini menuntut kendali penuh. Ketika rangkaian kematian misterius mulai menghubungkan masa lalunya dengan rahasia keluarga yang mematikan, Reyvin dipaksa menghadapi satu pertanyaan yang mengubah segalanya: bagaimana jika monster yang paling berbahaya bukanlah orang yang menyakitimu, melainkan dirimu sendiri?
LITTLE BLADE: THE SILENT BLIND by ZylvaMeizra
ZylvaMeizra
  • WpView
    Reads 224
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 1
​"Aku tidak ingin mati. Aku hanya ingin dunia berhenti menyakitiku." ​Di A.V.O.R.A, Reyvin hanyalah siswa kelas Ferrum, kasta terendah yang dirancang untuk menjadi sasaran empuk perundungan dan eksperimen rasa sakit. Di balik penampilannya yang hancur, Reyvin menyimpan otak seorang jenius yang mampu memetakan celah sekecil apa pun. Bagi Reyvin, kematian adalah satu-satunya jalan keluar yang logis. Namun, Caelan, kakaknya, selalu saja hadir untuk memastikan ia tetap bernapas, meski itu berarti memaksanya terus bertahan dalam neraka. ​Terjebak di antara keinginan untuk menyerah dan perlindungan Caelan yang menyesakkan, Reyvin akhirnya berhenti memohon untuk pergi. Ia memutuskan untuk menjadi glitch, kesalahan sistem yang mematikan. Dengan kejeniusan teknis dan bela diri yang brutal, ia mulai meruntuhkan A.V.O.R.A dari dalam, satu per satu. ​Namun, di tengah ambisinya untuk menghancurkan sistem, satu pertanyaan besar terus menghantuinya: Apakah dia bertahan hidup demi keadilan, atau justru menjadi budak dari takdir yang menolak untuk membiarkannya tenang dalam kematian?