iksansa
- Reads 12,430
- Votes 439
- Parts 14
Peringatan Content 21 +
Setelah kecelakaan yang menewaskan suaminya, kondisi kejiwaan Laras terganggu. Untuk memulihkan kesadarannya, sang ayah, Pak Bayu, mengikuti saran dokter untuk melakukan prosedur terapi kejut saraf alami. Prosedur tersebut melibatkan hubungan fisik antara Pak Bayu dan Laras.
Tindakan tersebut menyebabkan Laras hamil. Demi menutupi pelanggaran norma sosial ini, Pak Bayu dan istrinya berbohong kepada publik dengan menyatakan bahwa anak yang dikandung Laras adalah anak dari mendiang suaminya. Anak tersebut diberi nama Bara.
Selama lima tahun, Bara tumbuh dalam lingkungan penuh kebohongan. Pak Bayu memperlakukan Bara dengan memanjakannya secara berlebihan sebagai wujud penebusan dosa atas tindakannya terhadap Laras. Hal ini memicu konflik berkelanjutan antara Laras dan ayahnya, karena Laras tidak mengetahui identitas biologis Bara yang sebenarnya.
Dunia Laras runtuh setelah bukti sains (tes DNA) mengungkapkan bahwa Bara adalah anak biologis dari ayahnya sendiri. Meski sempat membenci ayahnya, Laras akhirnya memilih untuk berhenti melawan dan berdamai dengan keadaan. Ia menerima kenyataan pahit tersebut sebagai bagian dari garis hidup yang rumit dan harus ia jalani.