cheesecakevelvet
- Reads 4,403
- Votes 389
- Parts 20
Aqeela Kiran adalah personifikasi dari kekacauan. Baginya, hidup adalah panggung sirkus dan Fattah Mahendra adalah satu-satunya penonton yang harus ia taklukkan. Sebagai adek kelas yang "nggak punya rem", Aqeela melakukan segala cara mulai dari aksi sliding di koridor hingga menyabotase pengeras suara sekolah demi menyatakan cinta pada sang Ketua OSIS yang sedingin es tersebut.
Di sisi lain, Fattah adalah pemuja ketenangan. Hidupnya yang teratur dan penuh logika mendadak berantakan sejak Aqeela datang membawa kebisingan. Fattah selalu berusaha menjauh, namun semakin ia menghindar, semakin ia menyadari bahwa dunianya yang "terlalu sunyi" ternyata mulai merindukan gangguan dari gadis ajaib itu.
Ini adalah kisah tentang si Bar-Bar yang pantang menyerah dan si Kutub Utara yang mulai goyah. Apakah ledakan energi Aqeela sanggup mencairkan hati Fattah, atau justru mereka akan saling menghancurkan karena perbedaan frekuensi yang terlalu tajam?