edwardsnoona
- Reads 31,882
- Votes 5,053
- Parts 30
"Bernapaslah lebih keras dari suara AC, dan koper sampah ini akan melayang dari lantai 40."
Begitulah Martin Edwards menyambut Kang Harin. Dengan satu gulungan lakban hitam, ia membelah penthouse mewahnya menjadi dua zona. Melanggar batas berarti perang.
Namun, pertahanan Martin runtuh karena satu anomali: Di tengah insomnia kronisnya, ternyata hanya irama napas Harin yang mampu membuatnya terlelap.
Kini sang arsitek terjebak dilema: Mengusir gadis itu keluar, atau mengurungnya selamanya sebagai satu-satunya obat tidur yang ia miliki?