ZahraRamadhani5's Reading List
2 stories
Cahaya di Ujung Senja by zxarhsb
zxarhsb
  • WpView
    Reads 517
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 6
Deskripsi Novel ​Keluarga Altariksa: Di balik tirai kemewahan dan reputasi cemerlang, tersembunyi sebuah kerapuhan yang nyaris tak tertanggungkan. Chikaya Mahaputri dan suaminya, Aran Baskara, adalah pasangan yang sangat berambisi. Mereka mendefinisikan cinta sebagai kesuksesan, dan kasih sayang sebagai nilai sempurna. Anak bungsu mereka, Freya Binar Altariksa (14 tahun), tumbuh di bawah tekanan ekspektasi yang menyesakkan. Setiap kesalahan kecil dianggap sebagai aib yang harus dihukum. ​Christy Angkasa Mahaputri (17 tahun), adik kandung Chikaya yang tinggal bersama mereka, adalah satu-satunya mata rantai antara Freya dan kewarasan. Ia melihat dinamika kejam ini, namun terbelenggu oleh rasa tidak berdaya. Sementara di luar rumah, Freya memiliki Tujuh Bintang Pelindung-sahabat-sahabatnya: Fiony (Cepio), Adel (Del), Zee, Flora (Flo), Ella, Olla, dan Muthe (Kak Mumu). Merekalah pelabuhan Freya setiap kali rumahnya berubah menjadi medan perang. ​Novel ini adalah kisah tentang pencarian arti keluarga sejati, perjuangan seorang gadis remaja untuk bernapas di tengah jerat tuntutan orang tua, dan momen krusial yang akan menentukan: apakah Keluarga Altariksa akan menemukan cahayanya, atau akankah mereka pecah, menjadi bintang-bintang yang hilang di kegelapan?
Binar Yang Terukir  by Zahraramadhani321
Zahraramadhani321
  • WpView
    Reads 277
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 10
"Di antara sisa abu yang menghitam, ada sebuah nama yang menolak padam. Nama yang kini terukir abadi sebagai luka, cinta, dan kegilaan." Dua tahun lalu, keluarga Altariksa runtuh dalam satu malam. Kobaran api tidak hanya menghanguskan rumah mereka, tapi juga merenggut Freya Binar Altariksa, gadis kecil pembawa cahaya di keluarga itu. Kepergiannya meninggalkan lubang hitam yang menghisap kewarasan siapa pun yang ditinggalkan. Christy Angkasa Mahaputri terbangun dari koma dengan ingatan yang pecah. Baginya, Freya tidak pernah pergi. Di matanya yang mulai kehilangan kewarasan, ia masih melihat Freya duduk memegang biola peraknya, tersenyum menanti sekerat roti yang terlambat ia berikan. Christy terjebak dalam delusi-memeluk udara kosong dan bicara pada angin-semua demi menebus rasa bersalah yang membakar jiwanya. Ael dan Kenzo hanya bisa menatap nanar. Mereka harus memilih: membiarkan Christy hidup bahagia dalam dunia halusinasinya bersama Freya, atau menyeretnya kembali ke realita yang jauh lebih menyakitkan daripada kematian itu sendiri. Di tengah reruntuhan rumah yang kini ditumbuhi ilalang, rahasia demi rahasia mulai terkuak dari sisa abu yang ada. Tentang sebuah gudang bawah tanah, sebuah pintu yang terkunci, dan sebuah janji yang terlambat ditepati. Dapatkan Christy sembuh saat ia sendiri lebih memilih gila demi bisa "melihat" Freya? Atau mampukah cinta keluarga Altariksa bertahan ketika setiap nada biola yang terdengar hanyalah simfoni duka yang menyayat hati? "Karena beberapa binar tidak ditakdirkan untuk menerangi jalan, melainkan untuk terukir sebagai memori yang tak pernah usai."