yummyzoi
Di balik gemerlap kota yang tampak indah, Katsuragi Akane menjalani hidup yang jauh dari kata mudah. Sebagai gadis desa yang merantau, ia bekerja keras demi membantu keluarganya-seorang ibu dan adik yang masih harus bertahan hidup di gudang tua setelah kehancuran rumah tangga akibat ayah yang kejam, penuh kekerasan, dan pengkhianatan.
Meski dikenal ceria, Akane menyimpan luka yang tak terlihat. Kondisi kulitnya yang sangat sensitif membuat tubuhnya mudah terluka dan meninggalkan bekas yang sulit hilang. Karena itu, ia sering menjadi sasaran hinaan dan perundungan, hingga rasa percaya dirinya perlahan terkikis.
Malam itu menjadi titik terendahnya.
Dipukuli, dihina, dan disiram minuman manis oleh orang-orang yang kejam, Akane hanya bisa melarikan diri. Dalam keadaan lemah dan setengah sadar, langkahnya membawanya ke tempat yang tak seharusnya ia masuki-sebuah laboratorium senjata milik JCC, sekolah elit bagi para calon pembunuh yang hanya menerima segelintir orang berbakat.
Di sisi lain, ada Natsuki-seorang jenius senjata berusia 18 tahun. Dikenal dingin, santai, dan acuh tak acuh terhadap dunia luar, hidupnya hanya berputar pada satu hal: senjata. Malam demi malam ia habiskan di laboratorium, tenggelam dalam eksperimen dan logika tanpa emosi.
Namun, takdir mempertemukan dua dunia yang bertolak belakang.
Saat Natsuki berjalan menuju gudang untuk mengambil peralatan, ia menemukan sesuatu yang tak biasa-seorang gadis tergeletak tak sadarkan diri di lorong gelap, tubuhnya penuh luka dan napasnya melemah.
Pertemuan yang seharusnya tak berarti itu justru menjadi awal dari perubahan yang tak terduga.
Di antara dinginnya logika dan hangatnya ketahanan, akankah Natsuki tetap menjadi sosok yang tak peduli... atau justru kehadiran Akane perlahan menghancurkan dinding yang selama ini ia bangun?